Asmawati menambahkan, pihaknya juga meminta kepada siswa agar tidak berlebihan saat menggunakan air setelah aktivitas di sekolah. Dia meminta, gunakan air secukupnya dan di cek kembali apakah ada kerena yang masih terbuka atau tidak setelah menggunakannya.
Asmawati juga meminta siswa yang kelas 6 untuk membantu mengecek, apakah ada air yang terbuang atau tidak setelah digunakan para siswa. Jika ada, maka wajib ditutuo keran yang airnya keluar.
”Setiap melakukan aktivitas, anak-anak akan menggunakan air untuk bersih-bersih mereka. Setelah bersih-bersih, siswa selalu mengecek kembali apakah ada keran yang terbuka. Karena, jika masih terbuka maka akan terbuang sia-sia saja airnya,”paparnya.
Ia menjelaskan, pihaknya juga menampung air dengan menggunakan kolam ikan, di bawah keran air untuk wudhu air yang digunakan masuk ke kolam ikan. Jadi, bisa berguna untuk ikan di dalam kolam. Selain itu juga, bahwa air yang di kolam juga bisa digunakan hal lain seperti menyiram tanaman dan juga ham lainnya.
”Jadi, kita sangat menghargai air karena air bisa menunjang kehidupan kita. Makanya, saya selalu meminta agar air yang digunakan bisa dimanfaatkan kembali jangan sampai air terbuang sia-sia. Semoga, kita terus berkomitmen menjaga dan menghemat air dengan baik dan benar,”tutupnya.(ran)











