Ari Sutartyo, seorang pedagang di depan SPBU tersebut menuturkan, jalan amblas atau rusak sudah terlihat sejak beberapa pekan lalu. Jalan semakin amblas hingga berlubang setelah diterjang hujan deras yang terjadi di wilayah ini.
“Kalau jalannya amblas, retak atau rusak sih sudah beberapa pekan lalu terlihat. Jalan makin amblas hingga muncul lubang, setelah diterjang hujan deras beberapa hari lalu,” tuturnya di lokasi.
Ia bersyukur, sepengetahuannya selama berjualan mulai pagi hingga malam, belum ada pengguna jalan yang terjatuh karena lubang. Pasalnya, lubang-lubang di jalan itu telah diberikan tanda dengan menggunakan batang pohon, plastik dan karung.
“Itu untuk ngasih isyarat buat pengguna jalan,” jelasnya.
Terpisah, Pelaksana UPTD Wilayah 5 Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang H Komarudin mengungkapkan, salah satu penyebab jalan rusak, amblas hingga berlubang di Jalan Raya Cadas – Kukun, setelah terdapat proyek galian pipa air.











