Menurutnya, anak-anak dilatih membuat film pendek soal antikorupsi dan antigratifikasi. Dimana di Banten saat ini ada 186 penyuluh antikorupsi dari berbagai unsur, terbanyak dari sekolah di SMA dan SMK se-Banten.
“Mudah-mudahan peserta suatu saat ada yang terpilih oleh KPK dan nanti dijadikan model dan sebagai penyuluhan antisipasi dan bukan hanya kepada pelajar tapi, juga kepada masyarakat,” terangnya.
“Mudah-mudahan peserta workshop ini dapat menjadi tunas-tunas antikorupsi dan antigratifikasi dan khususnya di Tangsel,” tutupnya. (bud)