Indomaret Latih Pelaku UMKM di Kota Cilegon

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon berupaya meningkatkan produk lokal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Cilegon, bekerjasama dengan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menggelar pelatihan kewirausahaan mandiri bagi pelaku UMKM.

Kegiatan yang dilakukan di aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cilegon ini diikuti sebanyak 150 pelaku usaha dengan mengusung tema ‘Strategi IKM dan UMKM Bertahan di Masa Pandemi Covid-19’. Kamis (23/12).

Bacaan Lainnya

Hadir dalam acara tersebut Walikota Cilegon Helldy Agustian, Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta, Kepala Disperindagin Kota Cilegon Syafrudin, Regional Senior Manager Operation Indomaret Jakarta Sanjaya Trio Purnomo, CSR Manager PT Indomarco Prismatama Bambang Trijanto, dan Branch Manager Cabang Lebak Yacobus Anggara Wicaksono.

Walikota Cilegon Helldy Agustian mengungkapkan, pada empat bulan lalu pihaknya sudah membuat surat terkait kebijakan tentang waralaba di Kota Cilegon, termasuk Indomaret, yang isinya harus mempromosikan 30 persen dari produk-produk UMKM Kota Cilegon.

“Alhamdulillah hari ini direalisasikan oleh Indomaret dengan mengadakan pelatihan sekaligus kerja sama. Kami mengucapkan terima kasih ini sebagai bukti bahwa Indomaret bisa bekerjasama dengan Pemerintahan Kota Cilegon melalui UMKM yang ada di Kota Cilegon,” ungkap Helldy.

Helldy berharap, dengan adanya pelatihan ini para peserta bisa merubah mindset untuk terus berinovasi agar dapat menumbuh kembangkan produk-produknya. “Dengan begitu para UMKM bisa naik kelas secara nasional dan diterima oleh orang-orang diseluruh Indonesia melalui indomaret,” harapnya.

Branch Manager Cabang Lebak Yacobus Anggara Wicaksono mengatakan, tujuan kegiatan pelatihan ini untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan bagi pelaku usaha terkait produk yang akan dipasarkan di Indomaret. “Sehingga dengan peningkatan produk UMKM dapat dipasarkan khususnya di wilayah Kota Cilegon. Tentunya harus memenuhi persyaratan agar produk dari UMKM diterima masyarakat ketika di jual nanti,” katanya.

Salah satu peserta pelatihan, Bobby Oktaritawan pemilik UMKM Kukira Kopi mengatakan, kegiatan ini bagus karena untuk memajukan UMKM di Kota Cilegon. “Terimakasih Pemkot Cilegon yang telah membukakan ruang untuk kami masuk ke industri ritel yang dapat meningkatkan penjualan, semoga UMKM di Kota Cilegon semakin berkembang dan lebih baik lagi,” ucapnya. (Rbn/Fan)

Cek artikel bantenekspres.co.id yang Anda minati di: Google News

Pos terkait