LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID — SMP Negeri 25 Kota Tangerang yang berlokasi di bilangan Kecamatan Larangan merencanakan pembangunan fasilitas ibadah berupa masjid di lingkungan sekolah. Hal itu guna menunjang kebutuhan rohani bagi ratusan peserta didik.
Ketua Komite SMPN 25, Muhammad Yoga bersama mengatakan, pihaknya bersama pihak sekolah berkolaborasi untuk merealisasikan pembangunan masjid di l lingkungan sekolah. Yoga menyebut, dengan jumlah siswa yang hampir mencapai 900 orang, keberadaan tempat ibadah yang memadai di dalam kompleks sekolah dinilai sangat mendesak.
“Fasilitas sarana ibadah, yaitu masjid ini salah satu yang dibutuhkan sekolah. Kebetulan kan di SMP Negeri 25 ini muridnya banyak ya, hampir 900 siswa-siswinya. Jadi, kita sudah berdiskusi dengan kepala sekolah dan pihak lainnya untuk pembangunan sarana ibadah ini,” kata Yoga saat ditemui, 8 Oktober 2026.
“Karena dilihat dari lingkungan sini, masih banyak tanah yang kosong yang bisa kita berdayakan untuk sarana ibadah. Selain berkoordinasi dengan sekolah, dinas terkait, kami juga sudah mengajak wali murid sebagai poin penting agar program ini berjalan berkesinambungan,” sambungnya.
Yoga menyampaikan, pembangunan masjid yang luasnya berkisar 500 meter persegi dengan estimasi anggaran antara Rp1 miliar hingga Rp1,9 miliar ini dilakukan secara partisipatif tanpa ada unsur paksaan kepada wali murid. Tahapan awal dimulai dengan penyusunan blueprint dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). “Selain dana awal yang telah terkumpul dari pihak sekolah, kolaborasi pendanaan juga dijajaki melalui kerja sama dengan perbankan syariah (BSI), Baznas Kota Tangerang, serta dukungan dari Anggota MPR RI, Muzakir” kata Yoga.
Ia berharap, kehadiran masjid di lingkungan SMPN 25 ini tidak hanya dimanfaatkan oleh internal warga sekolah, tetapi juga terbuka bagi warga sekitar guna memperkuat kerukunan dan nilai toleransi di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Kepala SMPN 25 Kota Tangerang, Marsum, menyampaikan permohonan doa restu dari seluruh pihak agar rencana besar pembangunan masjid ini dapat terlaksana dengan baik. Pihaknya terus menggalang kolaborasi bersama masyarakat, orang tua siswa, pengurus komite, dan para pemangku kepentingan.
“Ya kita berencana akan membangun masjid, minta doa restunya saja semoga terlaksana dengan baik. Kolaborasi ini terus kita perkuat dengan semua pihak terutama dengan pengurus komite dan orang tua murid untuk mendukung semua program sekolah,” kata Marsum.
Selain pembangunan masjid, kata Marsum, pihaknya juga terus berupaya memenuhi sejumlah program peningkatan sarana dan prasarana penunjang mutu pendidikan, baik akademik maupun non-akademik.
Melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah, SMPN 25 Kota Tangerang dijadwalkan mendapat alokasi revitalisasi berupa penataan lingkungan sekolah.
“Bantuan fasilitas infrastruktur dari pemerintah akan saya arahkan untuk pembangunan lapangan, karena kita punya banyak prestasi di bidang olahraga, terutama basket. Belum lama ini kita meraih juara 2 di ajang Porseni dan Kejuaraan Perbasi, namun kondisi lapangan saat ini belum standar,” ungkap Marsum.
Melalui sinergi ini, SMPN 25 Kota Tangerang optimistis langkah peningkatan infrastruktur ini mampu mendongkrak kualitas kegiatan belajar mengajar secara menyeluruh.(*)










