TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Perbasi Cup Kota Tangerang 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama 14 hari. Tingginya antusiasme pemain dan suporter menjadi sinyal semakin berkembangnya olahraga bola basket di Kota Tangerang.
Penutupan turnamen digelar di GOR Tangerang, Sabtu 26 September 2026malam. Sejumlah partai final berlangsung sengit dan meriah, termasuk kategori SMA putra yang mempertemukan SMA Dian Harapan Lippo Village dengan SMA Yuppentek 1.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan mengatakan, antusiasme masyarakat terlihat konsisten sejak pertandingan pertama hingga laga final. Menurutnya, Perbasi Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang positif bagi generasi muda.
“Mulai dari hari pertama sampai hari ini, antusiasnya masih tetap. Setiap harinya mereka berkunjung ke GOR ini melihat dan menyaksikan pertandingan yang semakin seru dan menantang,” kata Maryono.
Ia menilai, prestasi generasi muda tidak hanya dapat diraih melalui bidang akademik. Bakat di bidang olahraga juga perlu mendapat ruang untuk berkembang.
“Prestasi itu tidak hanya dari segi nilai akademis, tapi juga dari nilai talent-talent yang lain seperti bola basket,” ujarnya.
Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S. Permana mengatakan, membeludaknya penonton menjadi salah satu indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap bola basket. Bahkan, kapasitas GOR Tangerang dinilai mulai tidak mampu menampung seluruh penonton.
“Antusiasmenya dari Perbasi Cup pertama sampai Perbasi Cup kelima hari ini luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kota ini menjadi kota yang ramah kepada anak-anak pelajar dan anak muda,” kata Andri.
Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan ekosistem basket di Kota Tangerang semakin sehat. Tidak hanya atlet dan klub yang berkembang, tetapi juga dukungan suporter yang mampu menjaga pertandingan tetap kondusif.
Untuk mengatasi keterbatasan kapasitas arena, Perbasi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Tangerang yang menyediakan videotron selama pertandingan. Dengan fasilitas tersebut, masyarakat yang tidak dapat masuk ke dalam GOR tetap bisa menyaksikan jalannya pertandingan.
Andri berharap peningkatan minat masyarakat terhadap basket diikuti dengan pengembangan sarana dan prasarana olahraga.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar mengatakan seluruh rangkaian Perbasi Cup selama 14 hari berjalan aman dan kondusif.
“Ini bentuk kedewasaan anak-anak muda di Kota Tangerang. Ini menjadi role model bagi anak-anak muda di kota lain bagaimana kita bisa menyelenggarakan kegiatan ini 14 hari, semuanya berjalan baik dan tertib,” ungkapnya.
Herbin menegaskan, kepolisian bersama Forkopimda akan terus mendukung kegiatan yang memberikan ruang bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat. Semakin banyak ruang positif, semakin besar peluang generasi muda berkembang dan berprestasi. (*)











