TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Posyandu Ikan Bawal, Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, melakukan sweeping Outbreak Response Immunization (ORI) Campak dengan menyisir rumah-rumah warga yang memiliki balita usia 9 hingga 59 bulan yang belum mendapatkan vaksin campak tambahan.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh petugas kesehatan bersama kader posyandu sebagai langkah proaktif untuk menjangkau anak-anak yang terlewat, berhalangan hadir ke posyandu maupun puskesmas saat pelaksanaan imunisasi campak.
Sweeping ORI Campak menjadi bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit campak yang berpotensi menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity di lingkungan masyarakat.
Ketua TP PKK Desa Cisereh Yoyo Iskandar mengatakan, bahwa kegiatan sweeping ORI merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan balita agar terhindar dari berbagai penyakit yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka.
“Melalui sweeping ORI ini kami ingin memastikan seluruh balita yang menjadi sasaran mendapatkan vaksin campak tambahan. Jangan sampai ada anak yang terlewat karena imunisasi sangat penting untuk melindungi mereka dari penyakit yang berbahaya,” ujar Yoyo kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 23 Juni 2026.
Menurutnya, balita merupakan kelompok usia yang sangat rentan terhadap serangan virus dan penyakit menular sehingga perlu mendapatkan perlindungan melalui imunisasi yang lengkap.
“Usia balita merupakan masa emas pertumbuhan anak. Oleh karena itu, kesehatan mereka harus menjadi perhatian bersama. Dengan vaksin campak, anak-anak memiliki perlindungan yang lebih baik sehingga risiko terkena penyakit dapat diminimalkan,” katanya.
Yoyo menjelaskan, sweeping ORI juga dilakukan untuk mendata sekaligus mengetahui balita mana saja yang belum menerima vaksin campak. Dengan cara tersebut, petugas kesehatan dapat langsung memberikan pelayanan imunisasi kepada anak yang belum mendapatkannya.
“Kami bersama kader dan petugas kesehatan mendatangi langsung rumah warga. Ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola agar masyarakat lebih mudah mendapatkan akses kesehatan tanpa harus khawatir terkendala waktu maupun aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Ia menegaskan, bahwa seluruh pelayanan vaksinasi campak dalam kegiatan sweeping ORI diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.
“Tidak ada biaya yang dibebankan kepada masyarakat. Semua layanan diberikan secara gratis demi memastikan seluruh anak mendapatkan haknya untuk hidup sehat dan terlindungi dari penyakit campak,” tegasnya.
Lebih lanjut, dirinya mengajak para orang tua untuk lebih peduli terhadap kesehatan anak dengan rutin mengikuti kegiatan posyandu maupun program kesehatan yang diselenggarakan pemerintah.
“Kami berharap para orang tua dapat memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan. Ketika ada jadwal posyandu atau imunisasi, mari datang dan pastikan anak-anak mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan,” ujarnya.
Yoyo juga menekankan, pentingnya peran keluarga dalam mendukung program imunisasi untuk mencegah munculnya kasus campak di lingkungan masyarakat.
“Pencegahan tentu lebih baik daripada pengobatan. Dengan imunisasi yang lengkap, kita tidak hanya melindungi anak sendiri tetapi juga membantu melindungi anak-anak lain di lingkungan sekitar dari penyebaran penyakit,” tutupnya. (*)
Reporter : Randy Yastiawan










