SUKAMULYA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 1 Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan peserta didik dengan menggelar kegiatan pengecekan kesehatan gratis bagi seluruh siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah dan mendapat sambutan antusias dari para siswa serta guru.
Pengecekan kesehatan ini dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengukuran tinggi badan, berat badan, hingga pemeriksaan kondisi fisik siswa secara umum. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau tumbuh kembang siswa sekaligus sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan.
Kepala SMPN 1 Sukamulya Agus Sulistiyono mengatakan, bahwa kegiatan pengecekan kesehatan ini merupakan bagian dari program sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung prestasi siswa. Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting dalam menunjang proses belajar mengajar di sekolah.
“Sekolah tidak hanya fokus pada aspek akademik saja, tetapi juga harus peduli terhadap kesehatan siswa. Dengan adanya pengecekan kesehatan ini, kami ingin memastikan bahwa kondisi fisik siswa dalam keadaan sehat sehingga mereka dapat mengikuti pembelajaran dengan optimal,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 21 Januari 2026.
Ia menjelaskan, bahwa dalam kegiatan pengecekan kesehatan tersebut, seluruh siswa diperiksa secara bergiliran oleh petugas kesehatan yang telah disiapkan. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan untuk mengetahui status gizi siswa serta pemeriksaan umum guna memastikan tidak ada keluhan kesehatan yang serius.
“Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya siswa yang mengalami diabetes. Ini menjadi kabar baik dan menunjukkan bahwa secara umum kondisi kesehatan siswa SMPN 1 Sukamulya cukup baik,” paparnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan, bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi siswa tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini. Ia berharap para siswa semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dengan menerapkan pola makan sehat, rajin berolahraga, dan menjaga kebersihan diri.
“Kami juga terus mengingatkan siswa agar menjaga asupan makanan, mengurangi konsumsi makanan yang tidak sehat, serta membiasakan hidup bersih dan aktif bergerak. Kesehatan yang baik akan berdampak langsung pada konsentrasi belajar dan prestasi mereka di sekolah,” jelasnya.
Menurut Agus, pihak sekolah berencana menjadikan pengecekan kesehatan sebagai kegiatan rutin yang dilakukan secara berkala. Hal ini dilakukan agar sekolah dapat memantau perkembangan kesehatan siswa dari waktu ke waktu dan segera mengambil langkah jika ditemukan adanya masalah kesehatan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin sekolah. Dengan demikian, sekolah dapat berperan aktif dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan siswa,” tutupnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan










