Wali Kota Serang Budi Rustandi Tinjau Pembongkaran Bangli di Kali Kroya, Mayoritas Berdiri Diatas Tanah Negara

Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau normalisasi Kali Kroya.

KASEMEN, BANTENEKSPRES.CO.ID – Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau langsung kegiatan normalisasi Kali Kroya sekaligus pembongkaran bangunan liar (bangli) di kawasan Kali Kroya, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Selasa 20 Januari 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengembalikan fungsi sungai dan mengurangi risiko banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

 

Bacaan Lainnya

Budi menyampaikan, penanganan Kali Kroya kini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten. Kewenangan yang sebelumnya berada di Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) diambil alih Gubernur Banten Andra Soni untuk mempercepat penanganan banjir di Kota Serang. “Yang tadinya kewenangan BBWSC3, sekarang diambil alih Pak Gubernur Andra Soni untuk membantu persoalan banjir di Kota Serang,” ujar Budi.

 

Menurutnya, bangunan liar yang berdiri di sepanjang Kali Kroya berada di atas tanah negara yang juga tercatat sebagai kawasan purbakala. Keberadaan bangunan tersebut telah mengubah fungsi sungai dan mempersempit alur air.

 

“Tanah yang kita injak ini aslinya sungai. Karena dialihfungsikan, saat hujan air meluap dan merendam permukiman warga,” katanya.

 

Budi menegaskan, Pemkot Serang akan melakukan normalisasi dengan mengembalikan Kali Kroya sesuai fungsi awalnya. Penertiban bangunan dilakukan dengan pendekatan persuasif melalui camat, sekaligus pengecekan status kepemilikan bangunan. “Kita akan cek, punya alas hak atau tidak. Kalau berdiri di atas tanah negara, harus dikosongkan. Ini untuk menyelamatkan ribuan warga dari banjir, jangan sampai hanya karena puluhan bangunan dampaknya ke ribuan orang,” tegasnya.

 

Berdasarkan data kecamatan, terdapat 41 bangunan liar di kawasan Kali Kroya, termasuk yang berada di sekitar jalur rel kereta api. Pemkot juga menyiapkan opsi relokasi bagi warga terdampak, seperti rumah susun atau solusi mandiri. “Warga akan kita siapkan pilihannya, bisa ke rusun atau alternatif lain,” kata Budi.

 

Camat Kasemen Sugiri menambahkan, normalisasi Kali Kroya akan dilanjutkan dengan revitalisasi kanal di kawasan Banten Lama yang terhubung langsung dengan Kali Cibanten dan Kali Pamarican. “Kondisi kanal saat ini menyempit, bahkan ada yang hanya satu meter. Ini yang akan kita normalisasi agar aliran air kembali optimal,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Aldi Alpian Indra

Pos terkait