SDN Bunder IV Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Perkuat Pendidikan Agama dan Karakter Siswa

SDN Bunder IV, menggelar perayaan Isra Mi'raj dalam rangka meningkatkan religius dan kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW. Randy/Bantenekspres.co.id

CIKUPA,BANTENEKSPRES.CO.OD – SDN Bunder IV, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu program pendidikan agama bagi siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan dengan penuh khidmat dan antusias.

Peringatan Isra Mi’raj ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter religius pada diri siswa sejak dini. Berbagai rangkaian kegiatan turut mewarnai acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, ceramah keagamaan, hingga doa bersama.

Bacaan Lainnya

Kepala SDN Bunder IV Riyatin mengatakan, bahwa kegiatan Isra Mi’raj merupakan agenda rutin sekolah yang memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan karakter siswa, khususnya di bidang keagamaan. Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus diimbangi dengan pembinaan akhlak dan spiritual.

“Peringatan Isra Mi’raj ini kami selenggarakan sebagai bagian dari program pendidikan agama di sekolah. Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, beriman, dan bertakwa kepada Allah SWT,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Selasa 20 Januari 2026.

Riyatin menjelaskan, melalui peringatan Isra Mi’raj, siswa diharapkan dapat memahami perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, terutama tentang pentingnya salat sebagai kewajiban umat Islam.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang perintah salat lima waktu. Ini menjadi momentum bagi kami untuk terus mengingatkan siswa agar disiplin dalam menjalankan ibadah, baik di sekolah maupun di rumah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Riyatin menambahkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan karakter siswa agar terhindar dari perilaku negatif.

“Dengan pembinaan keagamaan yang rutin, kami berharap siswa memiliki pegangan nilai moral yang kuat, sopan dalam bertutur kata, menghormati guru dan orang tua, serta memiliki sikap toleransi yang baik,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Riyatin juga mengapresiasi peran para guru yang telah berkontribusi aktif dalam menyukseskan kegiatan Isra Mi’raj. Ia menilai kerja sama dan kekompakan seluruh warga sekolah menjadi kunci terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan tertib.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru dan panitia yang telah bekerja keras. Kegiatan ini berjalan dengan baik berkat kebersamaan dan kepedulian kita semua terhadap pendidikan karakter siswa,” tuturnya.

Riyatin berharap, melalui kegiatan Isra Mi’raj ini, siswa dapat mengambil hikmah dan menjadikannya sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

“Harapan kami, nilai-nilai yang disampaikan dalam peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para siswa,” tutupnya. (*)

Reporter: Randy Yastiawan

Pos terkait