Kompensasi Dampak Negatif Ditransfer, Wali Kota Benyamin Pastikan Sampah Tangsel Dikirim Ke Serang

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT,BANTENEKSPRES.CO.ID – Saat ini pengangkutan sampah dari Kota Tangsel sudah kembali berjalan ke TPA Cilowong di Kota Serang. Namun, pengiriman tersebut belum optimal 500 ton dan masih tertahan 100 ton per hari.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, hari ini atau besok mudah-mudahan jika lancar sekitar 30 truk atau kurang lebih 120 ton sampah bisa dikirim ke TPA Cilowong. “Pengiriman ini mulai kita kirim beberapa waktu lalu sekitar 10 truk tiap hari,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID,” Selasa, 20 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Pilar menambahkan, kemarin pengiriman sampah ke TPA Cilowong sempat berhenti karena menunggu kompensasi dampak negatif (KDN). Namun, KDN sudah di transfer Pemkot Tangsel minggu lalu.

“Transfernya bertahap, kemarin sekitar Rp30 miliar dan sisanya akan ditransfer tahun ini dengan total Rp65 miliar. Ini untuk disampaikan kepada warga disana,” tambahnya.

Menurutnya, pihaknya menargetkan dapat mengirim 500 ton tiap hari dalam waktu dekat. Bila KDN sudah turun maka dibulan ini maksimal 500 ton bisa dikirim, terlebih bila transporternya sudah siap.

“Tinggal kerjasama dengan perusahaan swasta di Cilengsi kita terus komunikasi dengan Pemkab Bogor agar mereka buka opsi itu. Sebenarnya kalau dari aspek pembuangnya sudah siap, tinggal dari Pemkab Bogornya kita izinlah,” tuturnya.

Pilar mengaku, pembuangan sampah dari Kota Tangsel ke perusahaan swasta di Cilengsi sempat berjalan namum, sekarang masih berhenti.

“Cuma Pemkab Bogor minta keterlibatan karena pertanggungjawaban dia kepada masyarakat dan aspek sosial dan kita koordinasi dulu dengan Pemkab Bogor,” tutupnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Bemyamin Davnie mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap tanggap darurat yang kemarin habis. “Saya akan evaluasi apakah diperpanjang atau tidak diperpanjang. Saya akan kumpulkan beberapa OPD di rumah dinas,” ujarnya.

Pria yang biasa disapa Pak Ben tersebut menambahkan, sampah dari Kota Tangsel saat ini tetap berjalan dibuang ke TPA Cilowong. “Namun, kepastiannya belum optimal karena, transporter angkutan sampah pihak ketiga itu belum di klik di ekatalog,” jelasnya.

Menurutnya, bankeu sebagian sudah di transfer sehingga ada garansi dari Pemkot Serang dan Wali Kota Serang langsung memberikan jaminannya. “Yang baru kita transfer ke Pemkot Serang itu adalah kompensasi dampak negatifnya tapi, bankeu dan tipping feenya belum. Perjanjiannya sperti itu,” tuturnya.

“KDN dan bankeu itu beda. KDN itu diterima masyarakat disalurkan oleh Pemkot Serang, besarannya tergantung kebijakan Pemkot Serang,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Tri Budi

Pos terkait