“Yang beruntung dapat nilai bagus bisa dapat medali, karena ketentuannya jika hanya bisa satu take-off dan lainnya tidak bisa terbang maka yang dihitung adalah yg pertama,” tambah Agus Renggana.
Hal serupa terjadi di cabor menembak, angin kencang yang melanda venue Lapangan Tembak Rindam Iskandar Muda, Banda Aceh membuat kotak amunisi dan stand senapan Monica Daryanti terjatuh. Itu membuat atlet Kabupaten Tangerang tersebut butuh waktu untuk memperbaiki dan membuatnya hilang konsentrasi saat menembak karena batas waktu semakin sempit.
“Monica terburu-buru saat menembak dan sempat melorot ke posisi enam, sebelum akhirnya mampu memperbaiki tembakan dan hasil maksimalnya meraih perunggu,” beber Theodora Dasantari, pelatih menembak Banten.
Sementara dari Medan, perenang Banten, Michelle Surjadi Fang gagal memenuhi ambisinya meraih medali emas dari nomor spesialisasinya yakni 200 meter gaya kupu-kupu.











