LEGOK,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Palasari, Kecamatan Legok, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi bersama jajaran staf desa untuk membahas berbagai program desa sekaligus mengevaluasi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Dalam rapat tersebut, Kepala Desa Palasari Ucu Samsuri menekankan pentingnya seluruh staf desa untuk aktif dalam memberikan pelayanan. Menurutnya, aparatur desa merupakan bagian terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga pelayanan harus dilakukan dengan baik, ramah dan maksimal.
Ucu mengatakan, setiap masyarakat yang datang ke kantor desa harus mendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan mereka. Jangan sampai masyarakat merasa kesulitan ataupun kecewa ketika mengurus berbagai keperluan administrasi maupun pelayanan lainnya.
“Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting untuk menyamakan langkah seluruh staf desa. Saya meminta semua staf aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ucu kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 7 Oktober 2026.
Ia menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi perhatian utama seluruh jajaran Pemdes Palasari. Setiap petugas diminta tidak hanya menunggu masyarakat datang, tetapi juga harus memahami kebutuhan dan membantu memberikan solusi apabila terdapat kendala dalam proses pelayanan.
“Jangan sampai ada masyarakat yang datang kemudian tidak mendapatkan pelayanan yang baik. Kita harus memberikan pelayanan semaksimal mungkin sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” katanya.
Ucu juga meminta para staf untuk mengedepankan sikap ramah dan komunikatif saat melayani masyarakat. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian dan kemudahan ketika berurusan dengan pemerintahan desa.
“Yang kita layani adalah masyarakat. Jadi, bagaimana masyarakat bisa merasa nyaman ketika datang ke kantor desa, itu juga harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.
Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Ucu menekankan bahwa seluruh pelayanan yang diberikan Pemdes Palasari harus dilakukan secara gratis. Ia meminta seluruh staf tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun terhadap masyarakat yang mengurus pelayanan desa.
“Pelayanan di desa harus gratis. Tidak boleh ada pungutan biaya kepada masyarakat. Saya sudah sampaikan kepada seluruh staf agar jangan sampai ada masyarakat yang merasa terbebani ketika mengurus pelayanan,” ungkapnya.
Menurut Ucu, transparansi dalam pelayanan merupakan bagian penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa. Karena itu, seluruh staf diminta bekerja sesuai aturan dan tidak memanfaatkan pelayanan untuk kepentingan pribadi.
“Kita ingin masyarakat percaya kepada pemerintah desa. Caranya tentu dengan memberikan pelayanan yang baik, terbuka dan tidak membebani masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, koordinasi antarstaf juga harus terus dilakukan agar berbagai program desa dapat berjalan sesuai rencana. Setiap bagian diharapkan memahami tugas masing-masing dan saling berkoordinasi apabila terdapat persoalan di lapangan.
“Program desa harus kita jalankan bersama. Tidak bisa hanya kepala desa, tetapi seluruh perangkat desa harus ikut bekerja dan bertanggung jawab,” katanya.
Ucu berharap, peningkatan kualitas pelayanan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Palasari. Ia juga meminta seluruh jajaran desa menjadikan kepuasan masyarakat sebagai salah satu perhatian dalam menjalankan tugas sehari-hari.
“Harapan saya, masyarakat Palasari bisa mendapatkan pelayanan yang mudah, cepat, ramah dan gratis. Jangan sampai ada masyarakat yang kecewa karena pelayanan kita,” pungkasnya. (*)
Reporter: Randy Yastiawan
Caption
RAPAT KOORDINASI: Pemdes Palasari melakukan rapat koordinasi dengan para staff membahas pelayanan kepada masyarakat agar maksimal. Randy/Bantenekspres.co.id
Hastag : pelayanan, rapat koordinasi, administrasi kependudukan, desa Palasari









