FSPP Sebut Pelajar Sekolah Umum Miliki Potensi Besar Jadi Bibit Unggul MTQ

Ketua FSPP Kota Tangerang, KH Zuhri Fauzi, saat mengisi tausiyah dalam gelaran peringatan Maulid NabI SAW di SMP Negeri 3 Kota Tangerang, Senin, 28 September 2026.

LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID — Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang, KH Zuhri Fauzi, memberikan apresiasi tinggi kepada para pelajar sekolah umum yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan sangat baik. Hal tersebut disampaikannya saat mengisi tausiyah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di SMP Negeri 25 Kota Tangerang, Senin, 28 September 2026.

Ia menyoroti prestasi seorang siswi kelas 7 SMPN 25 Kota Tangerang yang mahir dalam bidang tahfiz dan tilawah.

Bacaan Lainnya

Menurut KH Zuhri, fenomena pelajar dari sekolah negeri yang menguasai ilmu Al-Qur’an merupakan sebuah potensi luar biasa yang harus mendapatkan perhatian khusus.

“Padahal ini sekolah umum, sekolah negeri, tapi siswi tadi bacaannya itu luar biasa, makhrajnya dan tajwidnya itu bagus,” ujar KH Zuhri saat ditemui usai Tausiyah.

Melihat potensi tersebut, KH Zuhri yang juga pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang, mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama pihak sekolah. Siswi berbakat tersebut diproyeksikan untuk disiapkan sebagai bibit unggul yang akan diikutsertakan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar pada tahun depan.

“Saya sudah minta pak Kepsek di tahun depan untuk didaftarkan pada MTQ tingkat pelajar tahun depan,” kata KH Zuhri.

Selain menyoroti potensi tahfiz, dalam rangkaian acara Maulid Nabi tersebut, KH Zuhri Fauzi juga berpesan kepada para siswa dan tenaga pendidik mengenai pentingnya menyeimbangkan penguasaan ilmu pengetahuan dengan pembentukan akhlakul karimah.

Ia menegaskan, bahwa ilmu tanpa akhlak dapat membuat seseorang menjadi liar, sementara akhlak tanpa ilmu berisiko membuat seseorang mudah dizalimi. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai moral harus berjalan beriringan.

“Ilmu pengetahuan harus dijadikan pedoman dan standar bagi generasi muda. Nah, penguatan ilmu wajib dibingkai dengan akhlak yang agung meneladani Rasulullah SAW,” papar KH Zuhri.

Dikatakannya, pembinaan akhlak tidak cukup hanya dengan ucapan, melainkan membutuhkan contoh nyata dari para pendidik.

“Ilmu bisa orang sampaikan saja, tapi kalau akhlak, itu enggak bisa disampaikan doang ‘Hei, kamu harus jujur’, tapi kita harus memberikan contoh bahwa kita jujur,” tambahnya.

Dengan adanya sinergi antara pihak sekolah, majelis taklim, dan guru ngaji, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal pembinaan berkelanjutan bagi para generasi muda berbakat d bidang keagamaan khususnya di Kota Tangerang.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Kota Tangerang, Marsum menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang dikemas secara apik dan bermakna bagi seluruh warga sekolah.

“Alhamdulillah, kegiatan hari ini dikemas dalam dua segmen kegiatan utama yaitu, peringatan Maulid Nabi SAW, yang bertujuan agar warga sekolah, terutama siswa, dapat meneladani sifat dan akhlak Rasulullah SAW, serta membangun siswa yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia,” kata Marsum.

Selain pembinaan rohani melalui peringatan Maulid Nabi SAW, tambah Marsum, pihaknya juga melangsungkan momentum hari jadi sekolah yang menginjak usia sewindu. Ia menilai, di usia sewindu ini merupakan fase krusial bagi sebuah instansi pendidikan untuk terus bertumbuh.

“Mengingat usia 8 tahun masih relatif belia atau anak-anak, sekolah terus berproses untuk menjadi semakin baik dan berkualitas, baik dari segi akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Melalui perayaan ganda ini, ia berharap, seluruh peserta didik dapat termotivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan demi mencetak generasi muda yang unggul di Kota Tangerang.(*)

 

Pos terkait