KELAPA DUA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kecamatan Kelapa Dua berhasil melangkah ke babak lima besar dalam ajang Lomba Kecamatan Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2026. Capaian tersebut ditandai dengan pelaksanaan Ekspose Camat dan Klarifikasi Lapangan oleh Tim Penilai Lomba Kecamatan Kabupaten Tangerang yang berlangsung di Aula Kecamatan Kelapa Dua.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua untuk memaparkan berbagai program unggulan, inovasi pelayanan publik, serta strategi pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di wilayah.
Dalam agenda ekspose, Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat, menyampaikan berbagai inovasi dan program prioritas yang menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemaparan tersebut juga mencakup aspek tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan wilayah yang berkelanjutan.
Dadang mengatakan, ke ikutsertaan Kecamatan Kelapa Dua dalam lomba kecamatan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi dan memperkuat berbagai program pelayanan yang telah dilaksanakan.
“Lomba kecamatan ini bukan hanya sekadar ajang penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali sejauh mana program-program pemerintahan dan pelayanan publik telah berjalan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dadang kepada Bantenekspres.co.id, Senin 28 September 2026.
Menurutnya, capaian masuk lima besar merupakan hasil dari kerja sama berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat yang selama ini turut mendukung pelaksanaan program di Kecamatan Kelapa Dua.
“Keberhasilan Kecamatan Kelapa Dua masuk lima besar tentu tidak terlepas dari dukungan seluruh jajaran, mulai dari unsur kecamatan, kelurahan, desa, Forkopimcam, TP-PKK, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga. Ini merupakan hasil kerja bersama yang harus terus kami jaga dan tingkatkan,” katanya.
Dalam pemaparannya di hadapan Tim Penilai Kabupaten Tangerang, Dadang menjelaskan sejumlah program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan tata kelola pemerintahan wilayah.
Ia menegaskan, pelayanan masyarakat menjadi salah satu perhatian utama dalam menjalankan tugas pemerintahan di tingkat kecamatan. Oleh karena itu, berbagai inovasi perlu terus dikembangkan agar pelayanan dapat berjalan secara efektif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan warga.
“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses, responsif, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Setiap program yang dijalankan harus memiliki manfaat yang jelas dan dapat dirasakan langsung oleh warga,” ungkap Dadang.
Ia menambahkan, keberhasilan program pemerintahan tidak hanya dapat dilihat dari sisi administrasi, tetapi juga dari bagaimana program tersebut diterapkan secara nyata di lingkungan masyarakat.
“Administrasi pemerintahan harus berjalan seiring dengan implementasi di lapangan. Kami ingin memastikan bahwa setiap perencanaan dan program yang disusun benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tuturnya.
Dadang juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung keberlanjutan pembangunan di wilayah Kecamatan Kelapa Dua. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga keberhasilan program prioritas.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menjalankan berbagai program. Karena itu, kami terus mendorong keterlibatan warga, baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembangunan,” jelasnya.
Dadang menyampaikan apresiasi kepada Tim Penilai yang telah melaksanakan proses penilaian secara langsung. Ia berharap seluruh tahapan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pemerintahan di wilayahnya.
“Kami menyambut baik proses klarifikasi lapangan ini. Kehadiran tim penilai menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan secara langsung berbagai program yang telah dijalankan, sekaligus menerima masukan untuk perbaikan ke depan,” katanya.
Ia menyebutkan, pihaknya telah berupaya mempersiapkan seluruh unsur yang dibutuhkan dalam proses penilaian, termasuk koordinasi dengan jajaran kelurahan, desa, serta stakeholder terkait.
“Kami berusaha mempersiapkan seluruh aspek penilaian dengan sebaik-baiknya. Namun, yang paling penting bagi kami adalah memastikan bahwa program-program tersebut tidak berhenti pada pemaparan, melainkan benar-benar berjalan dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)











