TIGARAKSA, BANTENEKSPRES.CO.ID – Kreativitas siswa SMP Negeri 5 Tigaraksa kembali terbukti lewat prestasi membanggakan dengan meraih juara 2 dalam lomba konten video kreatif pada ajang PAI Fair 2025. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa siswa mampu bersaing tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam bidang kreatif berbasis teknologi. Rabu, (8/4/2026).
Keberhasilan tersebut menjadi sorotan karena karya yang ditampilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat akan nilai-nilai pendidikan agama Islam. Video yang dibuat mampu mengemas pesan moral dengan cara yang relevan bagi generasi muda saat ini.
Dalam kompetisi tersebut, tim siswa SMPN 5 Tigaraksa menghadirkan konsep yang matang, mulai dari ide cerita hingga eksekusi visual. Proses produksi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan kolaborasi aktif antaranggota tim.
Guru pembimbing turut berperan dalam mengarahkan siswa, terutama dalam menjaga keseimbangan antara unsur kreativitas dan pesan edukatif yang ingin disampaikan. Hasilnya, video yang dihasilkan mampu menarik perhatian dewan juri.
Kepala SMP Negeri 5 Tigaraksa, Heri Severianto, menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras bersama antara siswa dan guru. Ia menegaskan bahwa sekolah selalu mendukung pengembangan potensi siswa di berbagai bidang.
“Prestasi ini adalah bukti bahwa siswa kami mampu berkarya dan bersaing. Ini bukan hanya tentang juara, tetapi tentang proses belajar dan pengalaman yang mereka dapatkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keterlibatan siswa dalam kegiatan seperti ini memberikan dampak positif terhadap pengembangan karakter, terutama dalam hal kerja sama, tanggung jawab, dan kreativitas.
Menurutnya, penggunaan media video sebagai sarana pembelajaran dan kompetisi merupakan langkah yang tepat di era digital saat ini. Hal tersebut dinilai mampu menjembatani penyampaian nilai-nilai keagamaan dengan cara yang lebih menarik.
Pihak sekolah juga menilai bahwa ajang PAI Fair menjadi wadah yang tepat untuk menyalurkan bakat siswa di bidang seni dan teknologi. Dengan adanya kompetisi ini, siswa terdorong untuk terus berinovasi.
Selain itu, proses pembuatan video memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengelola ide, bekerja dalam tim, hingga menyelesaikan proyek secara terstruktur.
Para siswa yang terlibat mengaku bangga dapat membawa nama sekolah ke tingkat kompetisi. Mereka juga merasakan manfaat besar dari pengalaman tersebut.
“Awalnya kami sempat kesulitan saat menentukan konsep, tapi setelah berdiskusi akhirnya bisa menemukan ide yang pas. Kami jadi lebih paham bagaimana membuat video yang tidak hanya bagus, tapi juga bermakna,” ungkap salah satu siswa.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berani mencoba dan mengembangkan potensi diri. Sekolah pun berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan positif semacam ini.
Ke depan, SMPN 5 Tigaraksa berupaya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik, agar mampu bersaing di berbagai ajang.
Kepala sekolah kembali menegaskan bahwa capaian ini merupakan langkah awal untuk prestasi yang lebih besar di masa mendatang.
“Kami berharap ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh siswa. Teruslah berkarya, karena dari proses itulah akan lahir prestasi-prestasi berikutnya,” tutupnya. (*)
Reporter: Muhamad Najib











