CIKUPA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SDN Bojong IV, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, menggelar rapat bersama orangtua siswa guna membahas persiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dijadwalkan berlangsung pada bulan April mendatang. Rapat tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah dan diikuti oleh para orangtua siswa kelas yang akan mengikuti TKA.
Melalui rapat tersebut, SDN Bojong IV berharap terjalin komunikasi yang lebih baik dengan orangtua serta tercipta kerja sama yang solid demi mendukung keberhasilan siswa dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik pada April mendatang.
Kepala SDN Bojong IV Yohana Karpikorina mengatakan, bahwa rapat ini menjadi langkah awal sekolah dalam menyamakan persepsi antara pihak sekolah dan orangtua terkait pelaksanaan TKA serta kesiapan siswa dalam menghadapinya.
“Rapat ini kami laksanakan sebagai bentuk keterbukaan sekolah kepada orangtua. Kami ingin orangtua memahami apa itu Tes Kemampuan Akademik, apa saja yang akan diujikan, dan bagaimana peran orangtua dalam mendampingi anak-anak di rumah,” ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Sabtu 31 Januari 2026.
Menurut Yohana, TKA bukan sekadar ujian akademik semata, namun juga menjadi bagian dari proses evaluasi kemampuan belajar siswa secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga agar siswa dapat mempersiapkan diri dengan optimal.
“Kami menekankan bahwa keberhasilan siswa tidak hanya bergantung pada pembelajaran di sekolah, tetapi juga pada pembinaan di rumah. Orangtua memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung kesiapan mental dan akademik anak,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, pihak sekolah juga memberikan pemahaman kepada orangtua mengenai materi-materi yang akan dihadapi siswa dalam TKA, serta pola belajar yang bisa diterapkan di rumah. Yohana berharap, dengan adanya pengetahuan ini, orangtua dapat memberikan pendampingan yang tepat kepada anak-anak mereka.
“Kami mengajak orangtua untuk bersama-sama melakukan pembinaan, seperti membiasakan anak belajar secara rutin, menjaga waktu istirahat, serta memberikan motivasi agar anak tidak merasa tertekan menjelang TKA,” paparnya.
Ia juga menegaskan, bahwa sekolah akan terus melakukan pendampingan dan pembelajaran secara intensif kepada siswa sebelum pelaksanaan TKA. Berbagai strategi pembelajaran telah disiapkan agar siswa lebih siap dan percaya diri saat mengikuti tes.
“Kami di sekolah sudah menyiapkan program pembelajaran dan penguatan materi. Namun tanpa dukungan orangtua, hasilnya tentu tidak akan maksimal. Karena itu, sinergi antara sekolah dan orangtua menjadi kunci utama,” tutupnya. (*)











