PATIA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyusuri sungai Cilemer menggunakan perahu karet guna melihat dan menyalurkan bantuan secara langsung kepada ratusna koran banjir yang dalam beberapa hari terakhir merendam ratusan Rumah di Kecamatan Patia, Jumat 23 Januari 2026.
Untuk mencapai desa yang dilanda banjir tersebut, Bupati Dewi harus menempuh perjalanan selama kurang lebih 30 hingga 40 menit menyusuri sungai. Meski medan cukup sulit, kehadiran orang nomor satu di Pandeglang itu disambut hangat dan penuh haru oleh masyarakat terdampak banjir.
Bupati Dewi juga menyempatkan diri mengunjungi langsung rumah Sarminah, warga Desa Idaman yang melahirkan di tengah kondisi banjir yang melanda wilayah tersebut. Peristiwa tersebut menjadi perhatian khusus Bupati karena menyangkut keselamatan ibu dan bayi di situasi darurat.
Pada kesempatan itu, Bupati Dewi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada bidan desa, aparat desa, serta warga yang sigap membantu proses evakuasi Sarminah hingga dapat melahirkan dengan selamat di fasilitas kesehatan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu warga kami. Apa yang telah dilakukan ini semoga menjadi ladang ibadah dan kebaikan bagi kita semua,” ujar Bupati Dewi.
Bupati Dewi juga mengimbau kepada aparat kecamatan, pemerintah desa, serta pihak puskesmas agar lebih proaktif melakukan pendataan dan penyisiran, khususnya terhadap ibu hamil di wilayah rawan banjir.
“Jika sudah mendekati waktu persalinan, sebaiknya dilakukan evakuasi lebih awal ke tempat yang lebih aman agar ibu dan bayi bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal,” tegasnya.
Koordinator Bidan Puskesmas Patia, Lilis Sulastri menyatakan, pihaknya siap mengoordinasikan seluruh bidan desa, khususnya di wilayah rawan banjir, untuk mengantisipasi dan melakukan langkah cepat apabila terdapat ibu hamil yang membutuhkan penanganan khusus.
“Kami akan melaksanakan arahan tersebut dan terus berkoordinasi dengan bidan desa di lapangan,” ucapnya.(*)










