SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum meminta, Pemkab Serang untuk dapat menggali potensi pajak baru, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Apabila pendapatan daerah terus dimaksimalkan, secara otomatis sudah tidak lagi bergantung pada Transfer Ke Daerah (TKD), yang kini terjadi pemotongan dan dikhawatirkan tahun-tahun berikutnya terulang lagi.
“Tahun ini ada pemotongan TKD, siapa tau tahun depan dan seterusnya juga dipotong lagi. Sehingga, dikhawatirkan kalau kita tidak memaksimalkan dari pendapatan, maka kita akan bergantung terus dengan dana transfer pusat,” katanya, Minggu 30 November 2025.
Ulum mengatakan, perlu adanya inovasi-inovasi baru untuk memaksimalkan pendapatan daerah, dan apabila dirasa ada potensi pajak lain segera dipungut pajaknya.
Wilayah Kabupaten Serang ini sangat luas, dirinya berkeyakinan, masih ada peluang baru lainnya, agar bisa dipungut pajaknya untuk meningkatkan pendapatan.
“Dengan luas wilayah Kabupaten Serang yang sedemikian rupa, saya kira masih ada peluang baru dari pendapatan, ini yang terus kita tekankan untuk menggali potensi pajak baru. Karena, kalau pendapatan kita tinggi mau belanja apapun juga pasti cukup,” ujarnya.
Dikatakan Ulum, banyak potensi pajak lain yang bisa digali seperti pembebasan lahan, masih bisa diambil pajaknya pada BPHTB, lalu pembangunan baik yang dilakukan swasta maupun pengusaha lainnya.
Kemudian, potensi pada perizinan sektor industri pertambangan ada di MBLB, pajak parkir yang kini pendapatan masih kurang padahal potensinya besar, dan lain sebagainya.
“Saya kira masih banyak lah potensi pajak yang bisa digali, ada pemeriksaan uji lab yang selama ini dikelola pihak swasta, pemerintah harus bisa masuk untuk menjadikan itu potensi pendapatan. Kemudian, persoalan parkir juga kan di Kabupaten Serang belum maksimal, bagaimana kemudian Bapenda selaku OPD pengampu bisa melakukan inovasi, agar potensi retribusi parkir ini juga bisa maksimal,” ucapnya. (*)











