TPU Sari Mulya Akan Dilengkapi Krematorium

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie (tengah) didampingi Kepala Disperkimta Kota Tangsel Aries Kurniawan mengunjungi lokasi TPU Sari Mulya di Babakan, Setu. Tri Budi

BANTENEKSPRES.CO.ID – Taman Pemakaman Umum (TPU) Sari Mulya yang berada di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu ditarget dapat dipergunakan mulai tahun depan.

Saat ini Dinas Perkimta Kota Tangsel sedang sedang menunggu pengembang menyerahkan lahan untuk TPU Sari Mulya. Kepala Disperkimta Kota Tangsel Aries Kurniawan mengatakan, rencananya TPU Sari Multa berdasarkan RT/RW yang direncanakan luasnya sekitar 20 hektare.

Bacaan Lainnya

“Rencananya 20 hektar tapi, yang sudah diserahkan pengembang 11 hektere. Sisanya nanti pengembang yang akan menyerahkan,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Selasa, 10 Oktober 2023.

Aries menambahkan, TPU Sari Mulya direncanakan oleh Pemkot untuk menjadi rumah masa depan. “Sekarang lahannya baru ada 11 hektare dan secara keseluruhan rencananya ada 20 hektar. Ini untuk pemakaman semua agama,” tambahnya.

Menurutnya, kewajiban pengembang menyerahkan dua persen dari luas lahan kepada Pemkot Tangsel untuk dijadikan TPU yang lokasinya di Sari Mulya

“Konpensasi dua persen dari luas perumahan pengembang, pilihannya ada 7 lokasi makam tapi, yang luas ada di Sari Mulya,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini kantor pengelola sudah ada, gapura sudah ada dan lainnya dan tahun delan akan dibuat petak makam juga. “Nantinya TPU Sari Mulya ini untuk pemakaman muslim dan muslim. Muslim juga nantinya ada sub blok lagi,” jelasnya.

Aries mengaku, nantinya bentuk makam akan sama, termasuk batu nisannya juga. “Saat ini juga lagi pembangunan jembatan menuju TPU Sari Mulya, sekarang sedang dibangun oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK),” ungkapnya.

Mantan Kepala DSDABMBK Kota Tangsel ini menuturkan, bila TPA Sari Mulya yang luasnya 20 hektare siap digunakan maka memiliki kapasitas 63.000 lubang. Selain TPU Sari Mulya saat ini ada 7 TPU milik pemerintah dan 166 taman pemakaman bukan umum (TPBU) yang tersebar di 7 kecamatan.

Namun, dari 7 TPU yang ada TPU Juranga Mangu Timur, Jurang Mangu Barat, Jelupang dan Binbin sudah penuh. “Sisanya TPU Kademangan, Pondok Benda, Kranggan, Jombang masih ada lahan yang kosong tapi, sudah terbatas,” ungkapnya.

Aries mengungkapkan, TPU Sari Mulya konsepnya ingin seperti pemakaman Al-Azhar Memorial Garden dan San Diego Hills di Karawang, Jawa Barat secara bertahap.

“Saya berharap pengembang swasta segera menyerahkan dua persen dari kewajibannya sebelum dari yang belum. Kami tidak terima uang silahkan lahan yang ada ada di TPU Sari Mulya,” tuturnya.

Tak hanya itu, TPA Sari Mulya rencananya akan dilengkapi dengan tempat krematorium atau tempat pembakaran jenazah. Sehingga, bagi umat Hindu yang membutuhkan layanan krematorium harus pergi ke luar Kota Tangsel, seperti Oasis di Kota Tangerang, Cilincing di Jakarta Utara dan lainnya.

“Sekarang rencana ini masih dalam proses studi kelayakan (feasibility study atau FS). Bila nanti FS-nya sudah ada nantinya baru ketahap detail engineering design (DED) dan diteruskan proses lelang,” tutupya. (*)

Reporter : Tri Budi
Editor : Andy

Cek artikel bantenekspres.co.id yang Anda minati di: Google News

Pos terkait