Tingkatkan Keterampilan Warga, Pemdes Serdang Kulon Gelar Pelatihan Teknik Perawatan AC

Pemdes Serdang Kulon, menggelar pelatihan perawat AC yang di ikuti oleh warga selama empat hari di kantor Desa Serdang Kulon. Randy/Bantenekspres.co.id

 

PANONGAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, terus berupaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui program pelatihan berbasis kompetensi. Salah satunya dengan menggelar pelatihan teknik perawatan air conditioner (AC) yang bekerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan (BP3) Curug.

Bacaan Lainnya

Pelatihan tersebut diikuti masyarakat Desa Serdang Kulon sebagai upaya membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan teknis yang dapat dimanfaatkan untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

Kepala Desa Serdang Kulon, Sukarna, mengatakan bahwa pelatihan keterampilan merupakan salah satu langkah strategis pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dengan memiliki keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar, masyarakat diharapkan mampu menciptakan peluang kerja dan meningkatkan taraf hidup keluarganya.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat Desa Serdang Kulon memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan ataupun membuka usaha sendiri. Kami berharap ilmu yang didapatkan selama pelatihan tidak berhenti sampai di sini, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sukarna kepada Bantenekspres.co.id, Kamis 15 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah desa memiliki tanggung jawab untuk mendorong masyarakat agar lebih produktif dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki. Salah satu caranya dengan memberikan akses terhadap pelatihan yang memiliki manfaat nyata bagi peningkatan kemampuan dan kemandirian ekonomi warga.

“Kami ingin masyarakat mempunyai bekal keterampilan yang jelas. Jadi, ketika mereka selesai mengikuti pelatihan, mereka memiliki kemampuan yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha. Dengan begitu, mereka tidak hanya bergantung pada kesempatan kerja yang tersedia, tetapi juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” katanya.

Sukarna menambahkan, pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengurangan angka pengangguran di Kabupaten Tangerang, khususnya di wilayah Desa Serdang Kulon. Menurutnya, peningkatan keterampilan masyarakat perlu terus dilakukan agar warga memiliki daya saing dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kami berharap program seperti ini bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ketika seseorang mempunyai keahlian, peluang untuk mendapatkan pekerjaan atau merintis usaha akan semakin terbuka. Karena itu, kami mendorong para peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama dengan BP3 Curug yang telah mendukung pelaksanaan pelatihan teknik perawatan AC bagi masyarakat Desa Serdang Kulon.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa dan lembaga pelatihan menjadi langkah penting dalam menghadirkan program peningkatan kapasitas masyarakat yang berorientasi pada keterampilan praktis.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BP3 Curug atas kerja sama dalam pelaksanaan pelatihan ini. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilannya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Sukarna berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia berharap peserta tidak hanya memahami materi yang diberikan selama pelatihan, tetapi juga berani mengembangkan kemampuan mereka setelah kegiatan selesai.

“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Pelajari setiap materi yang diberikan, pahami teknik perawatan AC dengan baik, dan terus tingkatkan kemampuan setelah pelatihan berakhir. Jika ditekuni, keterampilan ini bisa menjadi modal untuk membangun usaha secara bertahap,” pesannya.

Ia menegaskan, Pemdes Serdang Kulon akan terus mendorong berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ekonomi warga.

“Kami ingin masyarakat semakin mandiri, produktif, dan memiliki masa depan yang lebih baik. Harapan kami, peserta pelatihan nantinya bisa memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan pendapatan keluarga, membuka usaha, bahkan menciptakan kesempatan kerja bagi warga lainnya,” pungkasnya. (*)

 

Pos terkait