TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang resmi memulai rangkaian kegiatan dan perlombaan dalam rangka menyambut Hari Santri Tahun 2026.
Momentum Hari Santri ini menjadi barometer kekuatan pondok pesantren khususnya di Kota Tangerang dalam mencetak para santri terus tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Dalam rangkaiannya, berbagai agenda menarik telah disiapkan, mulai dari kompetisi olahraga hingga program penyuluhan kesehatan bagi para santri.
Kepala Kemenag Kota Tangerang, Iin Solihin menjelaskan bahwa peluncuran ini menandai dimulainya beragam kegiatan yang melibatkan pondok pesantren di seluruh wilayah Kota Tangerang.
“Jadi hari ini kita launching kegiatan-kegiatan lomba dalam menyambut Hari Santri Tahun 2026,” ujar Iin Solihin saat diwawancarai, Selasa, 13 Oktober 2026.
Ia memaparkan, tahun ini, Kemenag Kota Tangerang menggelar berbagai cabang perlombaan, baik untuk santri maupun di lingkungan internal Kemenag sendiri. Beberapa program utama yang dihadirkan berbagai ajang kompetisi keagamaan seperti lomba baca kitab kuning dan lomba tahfiz Quran. Kemudian kegiatan internal Kemenag yang terdiri lomba azan serta lomba fashion show khusus untuk santri-santri cilik.
Selain itu, diadakannya penyuluhan kesehatan ke setiap pondok pesantren, program sinergi strategis antara Kemenag dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang untuk memberikan sosialisasi dan menjaga kesehatan para santri.
“Liga Santri kompetisi sepak bola antar pondok pesantren juga sebenarnya satu kesatuan rangkaian kegiatan Hari Santri, kegiatan ini Kemenag berkolaborasi dengan FSPP (Forum Silaturahmi Pondok Pesantren) Kita Tangerang dan memang sudah 5 tahun kita laksanakan di momen hari santri,” papar Iin.
Iin menyebut,, rangkaian peringatan Hari Santri tahun ini akan mencapai puncaknya pada 22 Oktober 2026. Puncak acara akan diisi dengan Apel Hari Santri yang kemudian dilanjutkan Jalan Sehat Sarungan yang melibatkan seluruh santri di Kota Tangerang.
“Kita targetkan nanti seluruh pondok-pondok pesantren di Kota Tangerang bisa mengerahkan santri-santrinya untuk memeriahkan acara tersebut,” ujar Iin.
“Diharapkan kegiatan hari santri tahun ini menjadi barometer bagaimana kekuatan pondok-pondok pesantren yang ada di Kota Tangerang,” tambahnya.
Dia menambahkan, melalui momentum Hari Santri 2026, Kemenag Kota Tangerang menaruh harapan besar agar para santri dapat terus tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi.
“Diharapkan santri-santri di Kota Tangerang ini bisa berkontribusi banyak, bisa menjadi pemimpin, baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional. Kita ingin membuktikan bahwa santri-santri Kota Tangerang adalah santri-santri yang berkualitas,” pungkasnya.(*)











