TANGERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — SD Batuceper I yang berlokasi Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang seimbang antara aspek kognitif dan pembinaan spiritual. Melalui program Bimbingan Rohani (Bimroh) yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan.
Tak seperti biasanya, pada kegiatan kali ini, sekaligus melakukan penggalangan donasi kemanusiaan guna membangun rasa empati terhadap orang yang membutuhkan bantuan.
Kepala SD Negeri Batuceper I Kota Tangerang, Hasbullah mengatalan, bahwa kegiatan rutin bimbingan rohani ini dirancang untuk membentuk peserta didik tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan empati yang tinggi terhadap sesama.
“Melalui bimbingan rohani ini, kami ingin menanamkan nilai moral dan keagamaan secara langsung kepada anak-anak. Momentum ini kami padukan dengan aksi nyata kepedulian sosial, di mana anak-anak diajak untuk berbagi dan membantu saudara-saudara kita yang tersimpan musibah seperti korban bencana di Sumatera dan NTT (Nusa Tenggara Timur), belum lama ini, nanti donasi kita salurkan melalui lembaga Baznas,” kata Hasbulloh, Selasa, 13 Oktober 2026.
Kegiatan rohani yang digelar pekan lalu dikemas secara interaktif ini mendapatkan sambutan hangat dari para siswa. Mereka tampak antusias mendengarkan pesan-pesan moral serta berpartisipasi menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk disumbangkan ke dalam kotak donasi kemanusiaan yang disediakan pihak sekolah.
Selain pengumpulan dana secara sukarela dari siswa dan guru, pihak sekolah juga menggandeng komite sekolah dan orang tua murid untuk memperluas jangkauan bantuan. Seluruh dana yang terkumpul rencananya akan segera disalurkan melalui Baznas yang merupakan lembaga kemanusiaan resmi agar dapat tepat sasaran dan meringankan beban para korban bencana.
Hasbulloh menjelaskan pihak sekolah berfokus memperkuat fondasi keimanan peserta didik sejak usia dini yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman nilai-nilai keagamaan, meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, serta membentuk kepribadian yang berakhlakul karimah.
“Melalui kegiatan Bimroh, kami berupaya membiasakan siswa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, tambah Hasbulloh, program ini juga menjadi sarana strategis dalam menumbuhkan kedisiplinan, kejujuran, rasa tanggung jawab, dan sikap saling menghormati dalam interaksi sosial sehari-hari.
Ia menegaskan, bahwa penguatan karakter dan spiritual merupakan kunci utama dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan moral yang kuat. Nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan selama kegiatan diharapkan mampu diaplikasikan oleh para siswa secara konsisten, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun di tengah masyarakat luas.
“Keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter spiritual adalah kunci melahirkan generasi masa depan yang unggul,” ujarnya.
Hasbulloh menyebut, pihaknya berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pembinaan serupa secara berkelanjutan guna mendukung visi penciptaan generasi Kota Tangerang yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran karakter yang bermakna bagi para peserta didik dalam menumbuhkan jiwa gotong royong, serta melatih kepedulian sosial sejak usia dini.
“Semoga langkah kecil ini konsisten membawa keberkahan bagi dunia pendidikan khususnya di Kota Tangerang,” pungkasnya.(*)











