SMPN 25 Kota Tangerang Menuju Sekolah Adiwiyata Nasional dengan Slogan Lisa Matosa

Siswa SMPN 25 Kota Tangerang saat pertunjukan kegiatan kokurikuler.

LARANGAN, BANTENEKSPRES.CO.ID — SMP Negeri 25 Kota Tangerang terus berbenah guna meningkatkan sekolah ramah lingkungan. Langkah peningkatan kualitas sekolah tidak hanya berfokus pada ruang kelas, tetapi juga menyentuh aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan.

 

Bacaan Lainnya

“Tahun ini, sekolah kami dipercaya dan ditunjuk sebagai kandidat Sekolah Adiwiyata Nasional sekaligus Sekolah Sehat,” ungkap Kepala SMP Negeri 25 Kota Tangerang, Marsum saat dihubungi, Kamis, 1 Oktober 2026.

 

Guna mendukung pencapaian tersebut, kata Marsum, pihak sekolah menggalakkan budaya peduli lingkungan melalui slogan ikonik “Lisa Matosa” (Lihat Sampah, Masukkan Tong Sampah).

 

“Setiap hari Kamis kami selalu mengingatkan dan mengajak anak-anak: ‘Ayo Nak peduli, lihat sampah masukkan tong sampah, Lisa Matosa’. Kami ingin memastikan tidak ada sampah yang berceceran satu pun di lingkungan sekolah,” tegas Marsum.

 

Ia menuturkan, pihaknya telah mengajukan pembangunan dan revitalisasi sarana prasarana kepada pemerintah. Langkah ini diambil guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi peserta didik.

 

“Pihak sekolah terus mendorong kelengkapan sarana dan prasarana dengan berkoordinasi bersama pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan revitalisasi fasilitas, di antaranya pembangunan toilet dan penataan lingkungan sekolah, dan Insya Allah akan direalisasikan pada tahun anggaran 2027,” ujarnya.

 

Dikatakannya, SMP Negeri 25 terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Langkah strategis ini terus digenjot melalui penguatan program kokurikuler, pengembangan potensi bakat siswa, hingga pengelolaan lingkungan sekolah yang berkelanjutan.

 

Oleh karenanya, peningkatan kualitas sekolah terus dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari tenaga pendidik hingga para peserta didik.

 

“Kami terus berproses untuk menjadi semakin baik dan berkualitas, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Salah satunya dengan mengoptimalkan program kokurikuler dan menanamkan rasa kecintaan serta rasa memiliki (sense of belonging) siswa terhadap sekolahnya,” ujarnya.

 

Dalam upaya memupuk kecintaan siswa terhadap sekolah, pihaknya mengusung berbagai kegiatan literasi mendalam. Anak didik diajak untuk lebih mengenalkan sejarah, profil, serta nilai-nilai dasar yang ada di SMPN 25 Kota Tangerang.

 

Selain penguatan literasi sekolah, pengembangan minat dan bakat turut menjadi prioritas utama. Saat ini, SMPN 25 Kota Tangerang memfasilitasi 13 kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) yang siap menggembleng potensi para siswa agar mampu mengukir prestasi.

 

“Kami ingin seluruh ekskul ini bisa menorehkan prestasi. Ketika anak-anak berprestasi, muncul rasa bangga dalam diri mereka terhadap sekolahnya. Seperti di bidang olahraga Basket, seolah kami terus menorehkan prestasinya, kemaren di ajang Perbasi Cup 2026 meraih juara 2. Jadi ini yang terus kami optimalkan secara berkelanjutan untuk terus mencetak bibit atlet dari sekolah kami” jelasnya.

 

Ia optimistis SMPN 25 Kota Tangerang mampu meningkatkan kualitas sekolahnya baik dari sisi akademik maupun non-akademik serta dapat menciptakan ekosistem belajar yang asri, sejuk, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.(*)

 

 

Reporter : Abdul Aziz

Pos terkait