Hunian Murah Kota Tangsel Diminati Warga

Kepala UPTD Rusunawa pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel Bagus Rahadian Adinugroho. Tri Budi/Bantenekspres.co.id

CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Tingkat hunian rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Kota Tangsel hampir penuh. Tingginya keterisian menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap hunian dengan biaya terjangkau masih cukup tinggi.

Kepala UPTD Rusunawa pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Kota Tangsel Bagus Rahadian Adinugroho mengatakan, dua rusunawa yang berada di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, saat ini mayoritas dihuni masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Bacaan Lainnya

-Rusunawa Situ Gintung yang terdiri dari empat lantai memiliki 74 unit dan seluruhnya telah terisi. Tingkat keterisiannya mencapai 100 persen,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Kamis, 1 Oktober 2026.

Bagus menambahkan, untuk Rusunawa Serua yang terdiri dari lima lantai memiliki 70 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 62 unit telah dihuni, sedangkan delapan unit lainnya dalam kondisi rusak. Dengan demikian, tingkat keterisian rusunawa tersebut mencapai 88 persen.

“Jadi Rusun 1 (Situ Gintung) terisi 74 unit dari 74 unit yang ada. Tingkat keterisian 100 persen. Sedangkan Rusun 2 (Serua) terisi 62 unit dari 70 unit, karena ada delapan unit rusak,” tambahnya.

Menurutnya, tingkat keterisian tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap hunian murah cukup tinggi. Bahkan, masih ada belasan warga yang mengajukan permohonan untuk tinggal di rusunawa, namun belum dapat dipenuhi karena keterbatasan kapasitas.

Penghuni rusunawa juga dievaluasi secara berkala. Warga yang kondisi ekonominya sudah membaik dan tidak lagi masuk kategori MBR dapat digantikan oleh warga lain yang memenuhi persyaratan.

“Rusunawa ini memang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan hunian dengan tarif terjangkau. Tarif sewa di Rusunawa Situ Gintung berkisar Rp240 ribu hingga Rp300 ribu per bulan, tergantung lantai,” jelasnya.

Sedangkan tarif sewa di Rusunawa Serua berada di kisaran Rp520 ribu hingga Rp600 ribu per bulan. “Karena ini ada subsidi dari pemerintah daerah, jadi memang diperuntukkan bagi warga Kota Tangsel. Tarif yang mereka bayar itu sudah disubsidi,” terangnya.

Bagus menegaskan, penghuni rusunawa harus merupakan warga Kota Tangsel yang dibuktikan dengan kepemilikan KTP setempat serta telah berdomisili di Kota Tangsel minimal tiga tahun. Selain memenuhi ketentuan sebagai penghuni, warga rusunawa juga diminta menjaga ketertiban dan tidak menimbulkan persoalan dengan lingkungan sekitar.

Bagus juga mengingatkan penghuni yang kondisi ekonominya mulai membaik agar mulai mempersiapkan kepemilikan hunian secara mandiri. “Kalau sudah mampu, seharusnya bukan untuk membeli mobil, tetapi dipersiapkan untuk deposit atau DP rumah,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Tri Budi

Pos terkait