Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Ancam Kesehatan, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Di Luar Rumah

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra meninjau langsung posko di Balai Desa Tanjakan Mekar

TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, mengancam kesehatan warga sekitar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, mengatakan asap hasil kebakaran berpotensi memengaruhi saluran pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Bacaan Lainnya

“Dampak asap bisa memengaruhi saluran napas masyarakat. Karena itu kami langsung melakukan intervensi,” ujarnya, Rabu 1 Juli 2026.

Menurut Hendra, Dinkes telah membagikan masker kepada warga terdampak dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk kemungkinan evakuasi apabila kondisi asap semakin memburuk.

“Intervensinya, kami membagikan masker, berkoordinasi dengan kecamatan untuk evakuasi, dan mendirikan posko kesehatan,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan selama asap masih menyelimuti kawasan sekitar TPA. Warga yang masih berada di lokasi terdampak diminta selalu menggunakan masker untuk mengurangi risiko menghirup partikel berbahaya.

“Kalau masih ada asap, sebaiknya tinggalkan lokasi tersebut. Kalau memang harus berada di sana, minimal gunakan masker,” ucap Hendra.

Selain itu, ia juga menjelaskan, anak-anak memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi saluran pernapasan akibat paparan asap kebakaran.

“Khusus anak-anak harus segera dibawa keluar dari area terdampak karena mereka lebih mudah terserang infeksi,” katanya. (*)

 

 

Pos terkait