TIGARAKSA,BANTENEKSPRES.CO.ID – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Tangerang mendekati hari raya idul fitrib1447 Hijriah/2026 Masehi masih relatif stabil.
Menurut Maesyal, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk unsur Forkopimda, untuk memastikan pasokan sembako tetap aman di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Sampai saat ini alhamdulillah setelah kita koordinasikan dengan Forkopimda, baik di Bulog, pasar, maupun agen-agen, ketahanan pangan di bulan suci Ramadan ini masih ready, masih tersedia,” ujar Maesyal, Minggu 8 Maret 2026.
Ia juga memastikan pasokan sejumlah komoditas penting lainnya seperti gas LPG masih tersedia dan dapat diakses masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus melakukan pemantauan agar distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan lancar.
“Termasuk gas LPG juga masih tersedia. Mudah-mudahan ke depan ini bisa terus diantisipasi oleh pemerintah daerah untuk menghadapi berbagai situasi global,” katanya.
Terkait harga di pasaran, Maesyal menyebutkan secara umum masih dalam kondisi terkendali. Meski sempat terjadi kenaikan pada beberapa komoditas, saat ini harga kembali stabil.
Ia mencontohkan harga minyak goreng yang sebelumnya sempat menembus Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per liter, kini kembali turun di kisaran Rp16.500 hingga Rp17 ribu per liter.
“Sekarang sudah kembali lagi ke Rp16.500 sampai Rp17.000. Jadi masih relatif stabil di pasaran,” jelasnya.
Sementara untuk komoditas lain seperti daging, Maesyal menyebutkan hingga saat ini harganya masih konsisten dan belum mengalami lonjakan signifikan.
“Nanti kita lakukan pemantauan langsung ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan kondisi harga dan pasokan tetap terkendali selama Ramadan hingga menjelang Lebaran,” ucapnya. (*)











