Kelurahan Pamulang Timur Sabet 2 Penghargaan Program Kesehatan

Lurah Pamulang Timur Ade Heru Sutiawan (tengah) bersama penerima penghargaan lainnya foto bersama sesuai menerima penghargaan program satu rumah satu Jumantik dan adaptasi perubahan iklim. Kelurahan Pamulang Timur For Bantenekspres.co.id

PAMULANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kelurahan Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang menorehkan prestasi yang baik dalam hal kesehatan. Yakni memperoleh penghargaan dalam program satu rumah satu Jumantik dan adaptasi perubahan iklim.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar kepada Lurah Pamulang Timur Ade Heri Sutiawan saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tingkat Kota Tangsel di Kecamatan Pondok Aren, Kamis, 27 November 2025 lalu.

Bacaan Lainnya

Lurah Pamulang Timur Ade Heri Sutiawan mengucap syukur atas atas penghargaan yang diperoleh Kelurahan Pamulang Timur. “Alhamdullillah kita memperoleh dua penghargaan saat peringkatan hari kesehatan nasional ke-61 tingkat Kota Tangsel kemarin,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, 29 November 2025.

Ade menambahkan, penghargaan yang diterima adalah pertama untuk kegiatan Gerakan 1 Rumah 1Jumantik. Pihaknya bersyukur Pemkot Tangsel melalui Dinas Kesehatan memberikan sertifikat sebagai Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik terbaik se-Kota Tangsel.

“Gerakan 1 rumah 1 Jumantik ini merupakan gerakan yang bertujuan agar setiap rumah memiliki seorang anggota keluarga yang menjadi kader Jumantik, yang bertugas memantau kondisi lingkungan rumah masing-masing, khususnya potensi jentik nyamuk DBD,” tambahnya.

Menurutnya, kader Jumantik diberikan edukasi dan setiap minggu para kader melakukan kegiatan keliling ke wilayah RW, memberikan penyuluhan, serta melaksanakan gerebek Jentik.

“Jumlah kader Jumantik aktif di Pamulang Timur jumlahnya sekitar 200 orang, dengan target minimal 10 kader per RW dari total 28 RW. Di Pamulang Timur sendiri terdapat 98 RT dan 28 RW,” jelasnya.

Ade mengaku, kegiatan gerebek Jumantik rutin dilakukan dan masyarakat sangat aktif terlibat. “Hasilnya alhamdullillah kami berhasil menekan angka DBD di wilayah Kelurahan Pamulang Timur. Maka dari itu pemerintah kota memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi,” tuturnya.

Penyuka olahraga bulutangkis tersebut menuturkan, penghargaan kedua adalah terkait adaptasi perubahan iklim bagi kesehatan lingkungan.

Penghargaan ini diberikan atas berbagai kegiatan yang kami lakukan dalam menghadapi dampak perubahan iklim, seperti pengelolaan drainase, pengurangan rumah kaca, penanaman pohon. “Serta pengurangan sampah plastik melalui bank sampah yang ada di Kelurahan Pamulang Timur,” ungkapnya.

Ade mengungkapkan, saat dirinya pertama kali menjabat Lurah Pamulang Timur, bank sampah yang ada di wilayahnya baru 5 unit. Setelah hampir tiga tahun lebih dirinya menjabat, jumlahnya kini meningkat menjadi 25 bank sampah dan seluruhnya aktif.

“Ini menjadi salah satu poin penting dalam penilaian pemerintah,” tuturnya.

Menurutnya, penghargaan yang diraih bukan untuk lurah tetapi, untuk seluruh warga, RT, RW, kader kesehatan, PKK dan seluruh masyarakat yang mendukung.
“Tahun depan penghargaan ini bisa saja berubah, tergantung bagaimana setiap kelurahan berupaya meningkatkan kinerjanya,” tutupnya. (*)

Pos terkait