Dia menyebut, Pasar Anyar Tangerang sebelum dilakukan revitalisasi oleh pemerintah pusat merupakan pasar tradisional. Kondisi bangunan saat ini diciptakan sebagai pasar modern yang dilengkapi area wisata kuliner.
Dia juga mendorong para pedagang terutama pedagang basah dan pedagang kaki lima (PKL) yang mendapatkan fasilitas di dalam area bangunan Pasar Anyar dapat menjaga kebersihan dengan tidak membuang atau menumpuk sampah sembarangan.
“Kita ingin Pasar Anyar sekarang dijadikan tempat wisata pasar, maka itu kita minta pedagang yang ramah layanannya, menjaga kebersihan, berpakaian rapi,” ujarnya.
Kedepan, kata Suli, pihaknya akan melakukan edukasi kepada para pedagang agar mereka dapat merubah kebiasaan sebelumnya.
“Nanti kita akan adakan kegiatan edukasi untuk para pedagang agar mereka dapat mengubah kebiasaan. Mereka harus menyesuaikan layaknya pasar modern,” kata Suli.
Kepada pengelola, tambah Suli, pihaknya juga akan mendorong perawatan sanitasi gedung Pasar Anyar dilakukan secara optimal.












