Hal itu guna mempercepat dan optimalisasi perbaikan kerusakan kondisi. Terlebih, pada lantai 1 yang merupakan zona pedagang basah, seperti pedagang daging, sayur mayur dan lainnya perlu dibuat saluran air yang lebih besar.
“Kita mau minta penambahan pekerja supaya perbaikan kerusakan-kerusakan kondisi bangunan bisa dilakukan secara optimal. Suratnya untuk BPPW sedang dibuat,” ungkap Suli saat dihubungi BANTENEKSPRES.CO.ID, Senin (23/6).
Dia menyampaikan, PT PP Urban sebagai pelaksana proyek revitalisasi Pasar Anyar telah rampung mengerjakan proyek bangunan tersebut. Namun pelaksana melalui BPPW Provinsi Banten memberikan waktu perawatan atau garansi selama 6 bulan apabila adanya kondisi bangunan yang perlu dilakukan perbaikan.
Namun demikian, dia juga tetap mendorong agar para pedagang Pasar Anyar yang telah mendapatkan kunci kiosnya masing-masing segera pindah dari tempat relokasi mengisi kiosnya masing-masing.
“Waktu perawatan gedung kan selama 6 bulan, sambil dilakukan perbaikan semua pedagang sudah harus pindah kedalam, di tempat relokasi sudah harus kosong,” tandasnya.












