Maka, dipastikan akan juga berimbas pada target pajak daerah dari sektor perhotelan, restoran dan retribusi tempat wisata. “Mudah-mudahan nanti ada solusi terbaik, agar semua bisa berjalan tanpa harus ada korban dari kebijakan efisiensi anggaran ini,” ucap Dody.
Pemerintah Kabupaten Serang tengah melakukan pembahasan untuk merumuskan pemangkasan belanja pada sejumlah item yang dinilai tidak bersentuhan langsung dengan masyarkat. Salah satu belanja yang mendapatkan pemangkasan besar ialah perjalanan dinas yang efisiensinya mencapai Rp 50 miliar.
Kepala Bidang Anggaran pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang, Jagat mengatakan, pihaknya tengah melakukan inventarisasi terhadap rekening mana saja yang akan dilakukan efisiensi dan merumuskan formula persentase agar menemukan angka yang telah ditargetkan.
“Sedang dalam tahap perumusan. Terkait rencana penghematan sesuai dengan yang disampaikan oleh pak Sekda, yakni mendekati angka Rp 290 miliar,” katanya.









