Musim Hujan Tiba, Dinkes Ingatkan Warga Waspada DBD

FOGING: Salah satu cara mengatasi penyebaran nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah melalui kegiatan foging. (Istimewa)

TIGARAKSA — Dinas Kese­hat­an (Dinkes) Kabupaten Ta­nge­rang mengingatkan masya­rakat untuk mewaspadai an­caman penyakit demam berda­rah dengue (DBD) yang meng­intai di saat musim penghujan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

”Tampungan air alami di ba­rang bekas atau wadah yang bisa menampung air hujan di seke­liling tempat tinggal menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk DBD. Jadi, PHBS men­jadi salah satu antisipasi agar tubuh kita terhindar dari bahaya nyamuk dan tetap sehat, ” kata Kepala Dinas Kesehatan dr. Ach­mad Muchlis, MARS, Jumat (5/1).

Bacaan Lainnya

Dia menyebut, selain mene­rapkan PHBS, upaya pencegahan DBD bisa dilakukan dengan me­nerapkan Satu Rumah Satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Setiap rumah dapat memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk tanpa menunggu kader atau petugas yang datang. ”Kita harus me­mulai dari ru­mah sendiri untuk menjadi Ju­mantik sehingga, ke­luarga dan rumah kita aman serta ling­kungan dan tetangga kita juga dapat meniru hingga mene­rapkan hal yang sama men­jadi Jumantik,” katanya.

Muchlis meminta masyarakat mengoptimalkan kegiatan pem­berantas sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus. Yakni menguras, menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

”Sedangkan plus yang dimak­sud yaitu menggunakan lotion penolak nyamuk, menanam tanaman penolak nyamuk di sekitar rumah, serta memelihara ikan pemakan jentik di kolam. Dengan cara itu kita bisa terhin­dar dari penyakit Demam Ber­darah,” ujarnya.(sep/apw)

Cek artikel bantenekspres.co.id yang Anda minati di: Google News

Pos terkait