Alfamart, Satu Dari Indonesia Top 100 Most Valuable Brands 2021

PT Sumber Alfaria Trijaya tbk (Alfamart), menjadi salah satu Indonesia Top 100 Most Valuable Brands 2021 berdasarkan penilaian oleh Brand Finance dan Majalah Investor – Berita Satu Media Holdings. Pada tahun 2021 Alfamart berhasil naik ke peringkat 44 dari peringkat 52 di tahun 2020 lalu.

Penghargaan tersebut diterima oleh Marketing Director Alfamart, Ryan Alfons Kaloh secara daring, Selasa (8/2/2022).

Bacaan Lainnya

Ryan, saat menerima penghargaan tersebut mengucapkan, “Terima kasih atas apresiasi dari Brand Finance dan Berita Satu kepada Alfamart sehingga menjadi salah satu pemegang Most Valuable Brands 2021. Merupakan apreasiasi bagi seluruh karyawan Alfamart.”

Ia menjelaskan sepanjang masa pandemi dari tahun 2020 hingga saat ini Alfamart tetap tumbuh positif yang berarti Alfamart tetap menjadi pilihan utama konsumen saat berbelanja.

Alfamart terus beradaptasi sekaligus berinovasi dengan perilaku dan kebutuhan konsumen. Salah satunya adalah melalui Alfagift. Alfagift adalah aplikasi digital yang unik karena dibangun berdasarkan pengetahuan terhadap profil, segmentasi dan perilaku belanja jutaan member Alfamart. Konsumen bahkan bisa mendapatkan personalized offering berdasar algoritma belanja di gerai langsung maupun di Alfagift. Sinergi strategi harga, promosi dan integrasi pengetahuan perilaku konsumen dari kedua channel seperti inilah yang disebut “real online to offline” dalam bisnis ritel modern.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat semoga Alfamart tetap menjadi pilihan konsumen dan terus melayani Indonesia lebih baik lagi,” terangnya.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga yang memberikan sambutannya pada acara ini mengatakan bahwa peran sebuah ‘brand’ berpengaruh pada persepsi perusahaan dan produk bagi konsumen.

“Penghargaan ini bisa menjadi tolak ukur dan memotivasi para pelaku usaha lokal agar semakin kreatif dan inovatif dalam menciptakan branding yang lebih baik,” lanjutnya.

Brand Finance adalah konsultan penilaian merk dunia yang berdiri sejak tahun 1996. Metode brand valuation yang dilakukan dalam pemeringkatan ini adalah Brand Strength Index (BSI), Brand Impact (Royalty Rate), Brand Earnings (forecast revenues) dan Brand Value. (*/Fan)

Cek artikel bantenekspres.co.id yang Anda minati di: Google News

Pos terkait