SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Bus listrik DAMRI mulai menjalani uji coba di Kota Serang pada 19–23 Oktober 2026. Selain menggunakan tenaga listrik, bus ini dilengkapi sejumlah fasilitas untuk menunjang kenyamanan penumpang, mulai dari akses kursi roda, pendingin udara (AC), hingga kamera pengawas atau CCTV.
Pengemudi bus listrik DAMRI, Suherna, mengatakan kendaraan tersebut dirancang dengan memperhatikan kemudahan akses bagi penumpang, termasuk penyandang disabilitas.
“Salah satu fasilitasnya adalah alat untuk menaikkan kursi roda. Selain itu, ketinggian pijakan bus juga tidak terlalu tinggi sehingga memudahkan penumpang untuk naik,” kata Suherna, Senin 19 Oktober 2026.
Bus listrik tersebut juga dilengkapi sistem suspensi yang dapat menyesuaikan ketinggian kendaraan. Fitur ini memungkinkan posisi bus diturunkan ketika menaikkan penumpang agar lebih mudah diakses, kemudian dinaikkan kembali saat kendaraan berjalan.
Dari sisi kapasitas, bus tersebut memiliki 12 kursi dengan daya tampung maksimal 25 penumpang, termasuk penumpang yang berdiri.
Fasilitas lainnya adalah CCTV yang seluruhnya berfungsi aktif. Di dalam bus juga tersedia monitor untuk menampilkan rute perjalanan dan memberikan informasi kepada penumpang.
“Bus ini dilengkapi CCTV dan semuanya aktif. Monitor di dalam juga digunakan untuk melihat rute yang akan dilewati bus serta memberikan informasi kepada penumpang,” ujarnya.
Sebagai kendaraan berbasis listrik, bus DAMRI ini mengandalkan baterai sebagai sumber tenaga penggerak. Suherna menyebut waktu pengisian daya baterai membutuhkan sekitar satu jam.
Adapun rasio pemakaian daya yang disampaikannya mencapai sekitar tiga kilometer untuk setiap satu persen baterai. Angka tersebut merupakan keterangan pengemudi dan belum merupakan hasil pengujian independen.
Kehadiran bus listrik ini mendapat tanggapan positif dari warga yang berkesempatan mencobanya.
Dewi, warga Grand Serang Asri, Kecamatan Cipocok, mengaku nyaman saat menggunakan bus tersebut. Ia menilai suasana di dalam kendaraan terasa sejuk dan fasilitasnya cukup lengkap. “Ya, mobilnya nyaman, adem, fasilitasnya juga lengkap,” kata Dewi.
Ia mengaku senang dengan adanya layanan bus listrik di Kota Serang. Pengalaman tersebut menjadi kali pertama dirinya mencoba transportasi tersebut.
“Ini pertama kali saya coba. Nanti ke depannya kemungkinan bakal terus pakai bus ini,” ujarnya.
Uji coba bus listrik DAMRI di Kota Serang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Oktober 2026.
Pada tahap awal, dua koridor disiapkan, yakni Universitas Serang Raya (Unsera)–Terminal Pakupatan melalui Jalan Jenderal Ahmad Yani serta Perumahan Visenda–UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melalui Jalan Armada. (*)












