CIPUTAT TIMUR, BANTENEKSPRES.CO.ID – Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial A (59) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Merdeka Raya, Komplek Serua Permai (Gama), RT 04/012, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kamis, 1 Oktober 2026 pagi.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 07.25 WIB. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B-6071-WWA dengan membawa seorang penumpang perempuan bernama Yunita Amelia.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, korban bersama penumpangnya melaju dari Jalan Merdeka Raya menuju Jalan Bukit Raya. “Berdasarkan informasi yang diperoleh, sepeda motor tersebut melaju dari Jalan Merdeka Raya menuju Jalan Bukit Raya. Saat berada di lokasi kejadian, pengendara bersama seorang penumpang terjatuh,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 1 Oktober 2026.
Bambang menambahkan, akibat kecelakaan tersebut, A (59) meninggal dunia. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kota Tangsel untuk penanganan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Tangsel.
Peristiwa tersebut langsung ditangani personel piket siaga Polsek Ciputat Timur setelah menerima laporan dari masyarakat. Penanganan di lokasi dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Udin.
Petugas melakukan pengecekan kondisi korban, berkoordinasi dengan layanan ambulans, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan dokumentasi di lokasi.
Bambang mengatakan, personelnya langsung bergerak setelah menerima laporan masyarakat dan melakukan penanganan sesuai prosedur.
“Kejadian ini masih ditangani Unit Laka Lantas Polres Tangsel untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut,” tambahnya.
Di sisi lain, Bambang mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan memberikan informasi maupun laporan terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Kondusivitas kamtibmas itu bukan hanya kerja dari kepolisian semata. Keterlibatan masyarakat dalam memberikan laporan dan informasi kepada kami agar kami cepat melakukan upaya-upaya, baik penyelamatan, pengamanan, bahkan pengungkapan, itu sangat penting,” jelasnya.
Ia menegaskan, keselamatan masyarakat menjadi salah satu hal yang diutamakan dalam setiap upaya kepolisian. Pihaknya akan berupaya mencegah masyarakat menjadi korban maupun pelaku kejahatan.
“Keselamatan masyarakat adalah hukum yang tertinggi. Sehingga apa pun bentuknya, kami akan lebih menyelamatkan warga kami agar mereka tidak menjadi pelaku, bahkan menjadi korban sebuah kejahatan,” tuturnya.
Menurutnya, kemitraan antara kepolisian dan masyarakat perlu terus dibangun melalui jaringan informasi yang baik. Setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjuti untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Kolaborasi dan membangun jaring informasi antara kepolisian dan masyarakat dalam sebuah kemitraan itu sangatlah penting. Setiap hal kecil informasi yang disampaikan masyarakat pasti akan kami tindak lanjuti untuk menciptakan suasana kondusif,” ungkapnya.
Selain menjaga kamtibmas, masyarakat diingatkan untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalankan aktivitas. Ia juga mengingatkan pentingnya berdoa sebelum beraktivitas.
“Jangan lupa berdoa sebelum kita melaksanakan aktivitas. Apa pun bentuknya, 99 persen usaha, tapi kalau satu persen yang tidak diiringi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, usaha itu tidak akan terjadi,” harapnya.
Bambang juga mengajak masyarakat menjadi pelopor tertib lalu lintas dengan mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Tetap menjadi pelopor tertib lalu lintas, jaga keselamatan diri dan keselamatan orang lain. Saling berbagi kepada pengguna jalan secara tertib untuk menciptakan keselamatan lalu lintas. Karena tertib lalu lintas adalah cermin budaya bangsa,” tutupnya. (*)
Reporter : Tri Budi











