CKG Sentuh 7,2 Juta Warga Banten

Gubernur Banten, Andra Soni meninjau CKG di GGR Ciceri, Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis 1 Oktober 2026.

SERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Gubernur Banten, Andra Soni, menyebut bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) kini telah menyentuh pada 7,2 juta warga Banten. Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan terus meningkat.

 

Bacaan Lainnya

Andra mengatakan, program CKG di Provinsi Banten mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari capaian pemeriksaan yang telah menembus lebih dari separuh warga Banten.

 

“Alhamdulillah, program cek kesehatan gratis di Provinsi Banten diminati oleh masyarakat dan telah menembus lebih dari separuh warga Banten memeriksakan kesehatannya,” katanya usai meninjau CKG di Gedung Gelanggang Remaja (GGR) Ciceri, Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis 1 Oktober 2026.

 

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk dilakukan dan sebagai salah satu upaya menuju pola hidup sehat.

 

“CKG ini penting, salah satu langkah kita menuju hidup sehat dan kita berharap masyarakat kita semakin peduli dengan kesehatannya,” jelasnya.

 

Adapun pemeriksaan dalam program CKG mencakup sejumlah pemeriksaan kesehatan, di antaranya gula darah, tekanan darah, kolesterol total, trigliserida, HDL, serta pemeriksaan paru atau toraks.

 

Gubernur Banten mengaku, pemerintah saat ini terus melakukan program Temukan, Obati Sampai Sembuh (TOS TB) sebagau upaya dalam menemukan kasus Tuberkulosis (TBC).

 

“TBC merupakan salah satu penyakit menular yang perlu diantisipasi dan Indonesia merupakan negara dengan peringkat kedua sebaran daripada TBC,” jelasnya.

 

Lewat program ini, Provinsi Banten menjadi salah satu daerah dengan capaian penemuan kasus baru TBC yang tinggi. Hal tersebut, menurutnya, menunjukkan adanya kerja sama antara Dinas Kesehatan dan masyarakat dalam menemukan pasien TBC untuk kemudian mendapatkan pengobatan hingga sembuh.

 

“Ini menandakan bahwa Dinas Kesehatan kita telah bekerja sama dengan masyarakat untuk menemukan para pasien TB dan kemudian diobati sampai sembuh,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Syirojul Umam

Pos terkait