PT Jaya Garden Polis Tegaskan Pengurukan Lahan di Rajeg Bukan Aktivitas Tambang Liar

PT Jaya Garden Polis membantah tudingan tambang liar terkait pengurukan lahan di Rajeg. Simak klarifikasi manajemen proyek perumahan Puri Jaya selengkapnya. Foto: Zakky Adnan/bantenekspres.co.id

RAJEG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Manajemen PT Jaya Garden Polis membantah keras tudingan bahwa aktivitas pengurukan tanah yang tengah dilakukan di kawasan Puri Jaya, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, merupakan kegiatan penambangan ilegal yang dikomersilkan.

Manajer Proyek PT Jaya Garden Polis Kawasan Unit Puri Jaya Rajeg Arif Rahman Hakim menjelaskan, aktivitas tersebut murni bagian dari proses pengembangan kawasan perumahan seluas 64 hektar yang dikelola perusahaan.

Bacaan Lainnya

“Tidak, tidak, tidak. Ini perusahaan kami, yang tanahnya juga dari perusahaan kami untuk perusahaan kami. Jadi kami tidak melakukan komersil di sini,” ujar Arif saat dikonfirmasi awak media, Selasa, 29 September 2026.

Arif merinci, proses pengurukan dilakukan dengan mengambil material tanah pihaknya dari Desa Rajeg yang memiliki selisih ketinggian sekitar 3 hingga 4 meter dari area persawahan aktif di sekitarnya.

Penyesuaian elevasi ini dilakukan agar sejajar dengan sawah existing atau kondisi eksisting saat ini untuk kebutuhan pembangunan di kawasan Rajeg Mulya.

Menanggapi terkait lahan pertanian warga sekitar, Arif memastikan pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Langkah antisipasi juga disiapkan demi menjaga keberlangsungan sektor pertanian warga sekitar yang mengandalkan sistem tadah hujan.

“Bahkan kami juga koordinasi dengan lapangan setempat dan teman-teman desa, mereka maunya seperti apa dan salurannya bagaimana. Ini kan sawah tadah hujan, jadi kita juga harus memikirkan pengairannya,” jelas Arif.

Ia menegaskan, pihak pengembang tidak sembarangan dalam melakukan pengerukan lahan.

Sebelum proyek berjalan, pihaknya memastikan fasilitas penunjang seperti pembuatan saluran air baru serta akses jalan telah dipersiapkan dengan matang agar aktivitas pertanian warga sekitar tidak terganggu. (*)

Reporter: Zakky Adnan

Pos terkait