Kemenag Kota Tangsel Tekankan Pentingnya Keteladanan Guru

Kepala Kemenag Kota Tangsel Ahmad Rifaudin memberikan sambutan saat acara Self Improvement, One Minute Awareness for Teacher. Kemenag Tangsel For Bantenekspres.co.id

SERPONG, BANTENEKSPRES.CO.ID – Guru tidak hanya berperan menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Keteladanan dan karakter guru dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki nilai, ilmu, dan integritas.

Hal tersebut menjadi salah satu pesan dalam kegiatan Self Improvement, One Minute Awareness for Teacher bertema “Meneguhkan Jati Diri Guru, Mendidik dengan Cinta, Meneladani dengan Integritas” di Aula MAN Insan Cendekia Serpong, Sabtu, 27 September 2026.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang menjadi rangkaian keempat sekaligus penutup tersebut diikuti sekitar 300 guru madrasah dan Pendidikan Agama Islam (PAI).

Kepala Kemenag Kota Tangsel Ahmad Rifaudin mengatakan, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum bagi guru untuk sejenak berhenti dari rutinitas dan melakukan refleksi terhadap peran yang dijalankan.

“One Minute Awareness mengajak kita mengambil satu menit untuk berhenti dari rutinitas, melihat ke dalam diri, lalu bertanya: sudahkah saya menjadi guru yang saya sendiri berharap anak saya dididik olehnya?” ujarnya.

Rifaudin menambahkan, kualitas seorang guru tidak cukup hanya diukur dari kemampuan akademik. Profesionalisme juga perlu diwujudkan melalui karakter dan kebiasaan positif dalam menjalankan tugas.

“Jadikan kualitas sebagai kebiasaan profesional. Ketika karakter itu melekat pada seorang guru, lahirlah integritas. Karena itu, mendidiklah dengan cinta dan jangan pernah lupakan doa untuk murid,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Tangsel Pudin Saepudin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

Program tersebut bertujuan memperkuat kompetensi guru, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan maupun sikap profesional, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dan madrasah.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga, meningkatkan, dan memperluas pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional guru agar mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan madrasah masing-masing,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, materi pengembangan diri disampaikan Direktur Risma Institute Risma El Jundi bersama Coach Nagoy dan Bunda Dewi dari Nagoy Center.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Tangsel berharap para guru tidak berhenti meningkatkan kemampuan diri, tetapi juga mampu menjadi contoh bagi peserta didik dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

“Sebab, guru yang terus bertumbuh akan turut melahirkan generasi dengan nilai, ilmu, dan karakter,” tutupnya. (*)

 

Pos terkait