Sinergi PKK dan Dharma Wanita Kecamatan Kelapa Dua Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan

SINERGITAS: Ketua PKK Kecamatan Kelapa Dua melakukan pertemuan dengan para kader untuk sinergitas. Randy/Bantenekspres.co.id

KELAPA DUA,BANTENEKSPRES.CO.ID — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Kelapa Dua kembali menggelar pertemuan rutin yang mempertemukan para pengurus dan anggota organisasi perempuan tingkat kecamatan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyelaraskan berbagai program kerja yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, keluarga, dan masyarakat. Pertemuan juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas serta peran perempuan dalam mendukung pembangunan di wilayah Kecamatan Kelapa Dua.

Bacaan Lainnya

Ketua TP PKK Kecamatan Kelapa Dua, Dini Lisniawati Sudrajat, mengatakan pertemuan rutin tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk melakukan evaluasi dan menyusun langkah bersama agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pertemuan rutin ini sangat penting bagi kami untuk terus menjaga komunikasi dan kekompakan antara PKK dan Dharma Wanita Persatuan. Dengan koordinasi yang baik, berbagai program yang kita jalankan bisa lebih terarah dan saling mendukung,” ujar Dini kepada Bantenekspres.co.id, Senin 7 September 2026.

Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan, terutama karena perempuan memiliki kedekatan langsung dengan keluarga dan lingkungan masyarakat. Karena itu, keberadaan PKK dan DWP diharapkan mampu menjadi penggerak berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.

“Perempuan bukan hanya sebagai pendamping keluarga, tetapi juga memiliki peran besar dalam membangun kualitas keluarga dan masyarakat. Dari keluarga yang kuat, kita bisa ikut membangun masyarakat yang lebih baik,” katanya.

Dini menambahkan, TP PKK Kecamatan Kelapa Dua terus mendorong para kader agar aktif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Kami ingin seluruh kader PKK bisa terus belajar dan meningkatkan kapasitasnya. Jangan sampai kader hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan kontribusi dan solusi terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara PKK dan DWP dalam menjalankan program pemberdayaan. Menurut Dini, kolaborasi antarlembaga akan membuat berbagai kegiatan menjadi lebih efektif dan memiliki jangkauan manfaat yang lebih luas.

“PKK dan Dharma Wanita memiliki tujuan yang sejalan dalam hal pemberdayaan keluarga dan perempuan. Karena itu, kami ingin membangun sinergi yang semakin kuat, saling mendukung dan saling melengkapi dalam setiap kegiatan,” tuturnya.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai hal terkait pelaksanaan program kerja turut menjadi bahan pembahasan. Mulai dari penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, pemberdayaan keluarga, kesehatan, pendidikan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dini berharap seluruh pengurus dan kader dapat menjaga semangat kebersamaan serta terus berinovasi dalam melaksanakan program di wilayah masing-masing.

“Kami berharap pertemuan seperti ini dapat terus menjadi ruang komunikasi yang positif. Kalau ada persoalan di lapangan, kita bisa membahasnya bersama dan mencari solusi bersama. Jadi tidak berjalan sendiri-sendiri,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota PKK dan DWP untuk terus menjadi contoh positif bagi masyarakat, khususnya dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Mulai dari keluarga, kita bisa memberikan perubahan. Ketika perempuan mampu berperan aktif di keluarga, lingkungan dan masyarakat, dampaknya tentu akan sangat besar bagi pembangunan Kecamatan Kelapa Dua,” pungkasnya. (*)

 

Pos terkait