CIPUTAT, BANTENEKSPRES.CO.ID – Persatuan Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Kota Tangsel terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026. Persiapan atlet bahkan telah dilakukan sejak 2023 menyusul Kota Tangsel ditetapkan sebagai tuan rumah.
Ketua Petanque Kota Tangsel Denas Budiman mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan, termasuk venue latihan yang berada di wilayah Kecamatan Pondok Aren.
“Kalau petanque, dari 2023 kita sudah melakukan persiapan dalam rangka tuan rumah Porprov 2026. Alhamdulillah kita mendapat lahan di Pondok Aren untuk venue petanque,” ujarnya kepada BANTENEKSPRES.CO.ID, Selasa, 18 Agustus 2026.
Denas menambahkan, venue tersebut nantinya tidak hanya digunakan sebagai lokasi pertandingan Porprov, tetapi juga menjadi tempat latihan terpusat dan sekretariat cabang olahraga petanque Kota Tangsel.
Menurut Denas, pembangunan venue dilakukan secara bertahap setelah mendapat persetujuan dari Pemkot Tangsel melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Tahap pertama dilakukan pada 2024, dilanjutkan tahap kedua pada 2025 dan saat ini memasuki tahap penyelesaian pada 2026.
“Venue-nya nanti untuk Porprov juga di situ. Sekarang tahap finishing,” tambahnya.
Dari sisi pembinaan atlet, FOPI Kota Tangsel juga telah melakukan sejumlah kejuaraan sebagai bagian dari try in dan try out. Para atlet juga menjalani latihan secara terpusat sebagai persiapan menghadapi kompetisi.
Sebanyak 16 atlet saat ini masuk dalam pembinaan KONI Kota Tangsel untuk dipersiapkan tampil pada Porprov Banten 2026. Mayoritas atlet tersebut berasal dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa. “Yang dibina KONI Kota Tangsel ada 16 atlet. Rata-rata anak SMA dan kuliahan,” jelasnya.
Denas mengaku, petanque merupakan olahraga yang mengandalkan akurasi, konsentrasi dan fokus. Olahraga yang berasal dari Prancis tersebut juga memiliki risiko cedera yang relatif rendah dibandingkan sejumlah cabang olahraga lainnya.
“Petanque lebih kepada akurasi dan konsentrasi, fokus. Tingkat risiko cederanya juga sangat rendah,” ungkapnya.
Pada Porprov sebelumnya yang berlangsung di Kota Tangerang, petanque Kota Tangsel mampu menempati posisi tiga besar. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk meningkatkan prestasi saat bertanding sebagai tuan rumah.
Denas menargetkan petanque Kota Tangsel dapat menjadi juara umum pada Porprov 2026. Dari total 17 nomor yang akan dipertandingkan, pihaknya membidik setidaknya meraih separuh medali yang tersedia.
“Target kami tentu juara umum, minimal bisa meraih setengahnya dari 17 nomor yang diperlombakan,” tuturnya.
Ia menyebut Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon berpotensi menjadi pesaing terberat. Meski demikian, Denas optimistis target tersebut dapat dicapai dengan persiapan yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir.
“Semua lawan seimbang, tetapi kami tidak khawatir karena persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari,” tutupnya. (*)










