CURUG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat lonjakan kasus kebakaran yang cukup signifikan dalam kurun waktu 24 jam, Kamis, 23 Juli 2026.
Berdasarkan Laporan Harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang, petugas berhasil menangani sedikitnya 14 kejadian kebakaran yang didominasi oleh kebakaran sampah dan ilalang.
Rentetan peristiwa kebakaran tersebut tersebar di berbagai pos dan wilayah penanganan, seperti Kosambi, Mauk, Pasar Kemis, Sepatan, Tigaraksa, Cisoka, Kronjo hingga Rajeg.
Berdasarkan rincian data laporan harian, peristiwa kebakaran dimulai sejak pagi hari, di antaranya:
● 06.50 WIB: Kebakaran sampah di Jalan Raya Salembaran, Desa Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi.
● 11.50 WIB dan 12.00 WIB: Kebakaran sampah melalap wilayah Simpang Bitung – Curug serta Desa Kampung Melayu Barat, Teluknaga.
● Siang-Sore Hari: Terjadi serangkaian kebakaran ilalang di Kampung Cayur (Sindang Jaya), Kampung Munjul (Tigaraksa), Perumahan Batara Village (Solear), Kawasan Eka Cakra (Cikupa), Kampung Pagedangan Udik (Kronjo), hingga Jalan Putera Utama (Pasar Kemis).
● Malam Hari: Kebakaran limbah fiber melalap area Kampung Kalampean, Desa Jambu Karya, Kecamatan Rajeg pada pukul 21.28 WIB.
Selain insiden kebakaran harian tersebut, petugas BPBD juga terus melakukan pemantauan lanjutan pada penanganan Jaya 65 di TPA Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, yang telah memasuki hari ke-24.
Secara keseluruhan, respon time petugas pemadam kebakaran di lapangan rata-rata berkisar antara 7 hingga 15 menit sejak laporan diterima hingga tiba di lokasi kejadian.
Di luar penanganan kebakaran, Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang juga menangani tugas pelayanan masyarakat lainnya pada hari yang sama, seperti evakuasi sarang tawon di Kawasan Millenium Estates (Tigaraksa), penanganan pintu terkunci di Teluknaga, serta pendistribusian air bersih bagi ratusan KK di Desa Karang Tengah (Pagedangan) dan Desa Sukamulya (Cikupa).
Mengingat tingginya insiden kebakaran sampah dan lahan ilalang, pihak BPBD mengimbau masyarakat Kabupaten Tangerang untuk selalu waspada, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari aktivitas membakar sampah tanpa pengawasan. (*)
Reporter: Zakky Adnan











