RANGKASBITUNG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Pasar Murah Ramadan 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau mendapatkan sambutan yang antusias dari masyarakat.
Ratusan warga dari Kecamatan Rangkasbitung, Kalanganyar, dan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, ramai-ramai menyerbu pasar murah Ramadan yang dibuka langsung Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah, di Plaza Lebak, Selasa, 3 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah menyampaikan, bahwa pasar murah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci
“Ini merupakan salah satu bentuk upaya pemulihan ekonomi dan pengendalian inflasi, yakni melalui stabilitas harga. Pasar murah ini silakan dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Bahkan, kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Plaza Lebak, tetapi juga di 28 kecamatan se-Kabupaten Lebak,” kata Amir Hamzah.
Lanjut Amir, kegiatan ini sejalan dengan kebijakan nasional dan daerah, Pemerintah Kabupaten Lebak menghadirkan Pasar Murah Ramadan 2026 sebagai bagian dari program pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat. Kegiatan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin, miskin ekstrem, serta kelompok masyarakat yang terdampak kenaikan harga menjelang Ramadan dan Idul fitri.
Dalam pelaksanaannya, kata Amir, pemerintah menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan telur ayam yang akan disalurkan ke 28 kecamatan dengan dukungan subsidi dari pemerintah daerah, sehingga harga yang diterima masyarakat jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Alhamdulillah warga Antusias, karena harga komoditi yang disediakan telah disubsidi, sehingga jauh lebih rendah harganya di pasar,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, salah seorang warga Rangkasbitung, Ita Juwita menyampaikan, rasa syukurnya atas terselenggaranya pasar murah tersebut. la berharap kegiatan ini dapat membantu keluarga yang membutuhkan, terutama karena harga bahan pokok yang lebih murah.
“Kalau di bazar ini lebih murah, selisihnya sekitar Rp3.000 dibandingkan beli di pasar, mudah-mudahan kegiatan ini dapat menekan harga bahan pokok di pasar,” ucapnya.(*)











