SERANG, BANTENEKSPRES.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk pembangunan SDN Pamarican 1 di Kecamatan Kasemen. Pembangunan ini disiapkan sebagai solusi atas persoalan banjir yang kerap melanda sekolah tersebut saat musim hujan.
Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, mengatakan anggaran pembangunan telah disiapkan dan saat ini dititipkan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang untuk pelaksanaannya.
“Anggaran pembangunan SDN Pamarican 1 sudah kami siapkan sebesar Rp2,5 miliar dan saat ini berada di DPUPR,” ujar Ahmad Nuri, Rabu 28 Januari 2026.
Ia menjelaskan, dokumen perencanaan teknis atau Detail Engineering Design (DED) pembangunan sekolah tersebut telah disusun sejak tahun lalu. Saat ini, DED masih dalam tahap peninjauan oleh Inspektorat dan DPUPR Kota Serang.
Menurutnya, dengan kesiapan dokumen perencanaan tersebut, proses pengadaan diharapkan dapat dilakukan lebih awal melalui mekanisme lelang dini agar pembangunan bisa segera direalisasikan.
“Saya sudah berkoordinasi agar proses lelang bisa dipercepat. Mudah-mudahan bisa segera berjalan,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik, Dindikbud Kota Serang juga tengah mengkaji kemungkinan penggabungan SDN Pamarican 1 dan SDN Pamarican 2. Kajian tersebut dilakukan karena jumlah peserta didik di kedua sekolah dinilai belum ideal.
“SDN Pamarican 1 sekitar 160 siswa, sedangkan SDN Pamarican 2 sekitar 240 siswa. Totalnya belum mencapai 400 siswa, sehingga akan lebih efektif jika digabungkan,” ungkapnya.
Untuk tahapan pembangunan, saat ini pihaknya baru mengajukan proses ke Unit Layanan Pengadaan (ULP). Rencana pembangunan akan dilakukan dengan metode peninggian bangunan sekolah guna meminimalkan risiko banjir ke depan.
“Tinggal nanti ULP berkoordinasi dengan DPUPR. Harapannya pembangunan bisa dipercepat karena konsultan perencanaannya ada di internal kami,” pungkasnya. (*)











