Sampai Oktober 2025, Realisasi Investasi di Tangsel Capai Rp9,07 Triliun

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. Miladi Ahmad/Bantenekspres.co.id

SETU,BANTENEKSPRES.CO.ID – Kinerja investasi Kota Tangsel mencatat hasil gemilang pada triwulan III tahun 2025. Capaian realisasi investasi pada triwulan tersebut mencapai Rp9,07 triliun atau 105 persen dari target tahunan 2025 sebesar Rp8,7 triliun.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat sambutan pada rapat Paripurna HUT ke-17 Kota Tangsel beberapa waktu lalu. Menurutnya, investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang tercatat sampai dengan Triwulan III Tahun 2025 atau dalam kurun waktu sembilan bulan, telah mencapai Rp9,07 Triliun.

Bacaan Lainnya

“Ini meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun 2024 yang dalam satu tahun penuh angkanya mencapai Rp8,70 Triliun,” ujarnya berapa waktu lalu.

Pria yang biasa disapa Pak Ben tersebut menambahkan, pencapaian tersebut tidak lepas dari kinerja DPMPTSP Kota Tangsel, yang terus melakukan berbagai terobosan dalam pelayanan perizinan serta pendampingan bagi para pelaku usaha.

“Strategi promosi investasi dan kemudahan perizinan yang semakin terintegrasi secara digital menjadikan Kota Tangsel sebagai salah satu destinasi investasi paling menarik di wilayah Jabodetabek,” tambahnya.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa Kota Tangsel terus tumbuh sebagai kota modern yang ramah investasi. “Tentu saja peran DPMPTSP sangat penting dalam menjaga iklim usaha yang kondusif, cepat melayani dan tepat sasaran,” jelasnya.

Pak Ben mengaku, dalam konteks perekonomian, pada Triwulan I hingga Triwulan II Tahun 2025 perekomian di Kota Tangsel menunjukan pergerakan positif. Di Triwulan I, Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota berada pada Level 0,94 persen, kemudian meningkat cukup signifikan menjadi 2,57 persen di Triwulan II.

Kenaikan tersebut menggambarkan bahwa kegiatan ekonomi masyarakat tumbuh dan terus meningkat. “Ini merupakan hasil dari serangkaian program pembangunan yang kita jalankan seperti kemudahan perizinan yang berdampak pada peningkatan investasi, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, hingga peningkatan produktivitas masyarakat pencari kerja,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel Maulana Prayoga mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pelayanan dan meningkatkan promosi investasi di sektor-sektor strategis, seperti konstruksi, kesehatan, pendidikan dan parisiwata.

“Kami ingin Kota Tangsel bukan hanya menjadi kota dengan investasi tinggi, tetapi juga investasi yang berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Pria yang biasa disapa Yoga tersebut optimis, dengan capaian yang melampaui ekspektasi sejak awal tahun dapat mengiringi langkah Tangsel menuju realisasi penuh target investasi 2025.

Dengan demikian Kota Tangsel semakin memperkuat posisinya sebagai magnet investasi di Provinsi Banten. Masyarakat juga mengapresiasi dan sekaligus berhara supaya DPMPTSP terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat layanan digital dan juga membuka ruang evaluasi publik.

“Langkah ini penting untuk menjaga transparansi serta mendukung kemudahan berusaha di Kota Tangsel,” jelasnya.

“Kami tidak berhenti di angka ini dan akan terus berinovasi agar setiap investasi yang masuk ke Tangsel tidak hanya besar nilainya namun, juga berkualitas dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

Pos terkait