KOTA TANGERANG,BANTENEKSPRES.CO.ID – Peningkatan prestasi diperlihatkan atlet taekwondo Kabupaten Tangerang pada keikutsertaannya di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Banten 2025 yang berlangsung di GOR Gondrong, Kota Tangerang, Sabtu 29 November 2025.
Dimana sebelumnya berada di luar posisi tiga besar, pada even kali ini taekwondoin Kabupaten Tangerang mampu menembus posisi juara umum ketiga alias tiga besar pada klasemen perolehan medali. Predikat itu diraih baik di kategori senior maupun junior.
Untuk kategori senior, Kabupaten Tangerang mengoleksi 5 medali emas, 3 medali perak dan 3 medali perunggu dari dua nomor yakni kyurugi dan poomsae. Sementara di kategori junior mengumpulkan 4 medali emas dan 6 medali perunggu.
Di kategori senior medali emas disumbang oleh Fadil di kelas Under 54 Kg putra dan Irsad di kelas under 87 kg putra di nomor kyurugi. Sementara tiga medali emas nomor poomsae diraih oleh Khanza Nabil di Poomsea Individu Putri, Khanza kembali menyumbang medali emas di nomor Poomsae Pair bersama Pieter
Dan Pieter kembali menyumbang medali emas bersama dua rekannya yang lain yakni Rizki dan Nurfadilah pada nomor Poomsae Beregu Putra.
Sedang di kategori junior taekwondoin Kabupaten Tangerang meraih 3 medali emas dari nomor kyurugi yakni kelas under 45 kg putra atas nama Taufik. Lalu dari kelas under 59 kg putra yang diraih Azzam dan satu medali emas lainnya dari kelas under 49 kg putri atas nama Kanaya Putri.
Kanaya kembali menyumbang medali emas buat kontingen Kabupaten Tangerang dari kategori poomsae individu putri.
“Alhamdulillah di senior kami mengalami peningkatan dari kejuaraan-kejuaraan sebelumnya, ini menandakan pembinaan yang kami lakukan sudah berjalan baik dan on the track (sesuai jalur, red). Sedang di Junior semua sedang berproses kami berharap bisa lebih baik lagi kedepannya,” ucap Rohman Tajul Asikin Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Tangerang.
Selebihnya, lanjut Rohman pihaknya akan melakukan evaluasi atas prestasi yang dicapai taekwondoin pada ajang yang juara umumnya diraih tuan rumah Kota Tangerang tersebut. Evaluasi ini dilakukan sebagai bahan mematangkan persiapan untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten tahun 2026 di Kota Tangsel.
Ada beberapa kelas di nomor kyurugi yang akan coba ditingkatkan kemampuan atletnya sehingga bisa berubah menjadi medali emas.
Untuk itu lanjut pria yang juga pengajar ini, pihaknya memohon bantuan dari KONI Kabupaten Tangerang melalui Bidang Pembinaan dan Prestasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi atas kemampuan atlet taekwondo Kabupaten Tangerang.
“Masukan sangat kami butuhkan agar perkembangan atlet semakin bagus sampai menjelang pelaksanaan Porprov. Kolaborasi antara Pengcab TI dan KONI, saya yakini akan berdampak positif pada perkembangan prestasi atlet,” tukasnya. (*)











