Adiwiyata Harus Terus di Jaga dan Harus Konsisten

Kepala SMPN 2 Kelapa Dua Mohamad Ngumar bersama siswa melakukan aksi bersih Sekolah sebagai komitmen dalam menjaga Adiwiyata. Randy/Bantenekspres.co.id

KELAPADUA,BANTENEKSPRES.CO.ID – SMPN 2 Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, masih tetap konsisten dalam perawatan lingkungan walupun sekolahnya sudah meraih sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Tangerang. Hal tersebut, untuk trus memberikan semangat kepada siswa mengenai sekolah Adiwiyata.

Bahkan, kepala sekolah juga tidak malu untuk ikut melakukan aksi bersih sekolah dan menjaga lingkungan sekolah. Aksi kepala sekolah tersebut, sebagai contoh kepada siswa bahwa menjaga lingkungan sekolah adalah tanggungjawab bersama dan bukan hanya siswa saja.

Bacaan Lainnya

Kepala SMPN 2 Kelapa Dua Mohamad Ngumar mengatakan, walaupun sudah mendapatkan predikat sekolah Adiwiyata, akan tetapi konsisten dalam menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan sehat wajib terus dilakukan. Karena, kalau hanya sebatas mendapatkan predikat sekolah Adiwiyata tanpa ada konsisten maka akan percuma.

“Sesuatu hal untuk berhasil butuh konsisten, karena itu bisa membuat kita mencapai apa yang kita inginkan. Seperti halnya menjaga lingkungan sekolah, jika tidak konsisten maka akan sia-sia predikat Adiwiyata yang kita dapat,”ujarnya kepada Bantenekspres.co.id, Rabu 13 Agustus 2025.

Mohamad menambahkan, bahwa saat mendapat predikat Adiwiyata semua warga SMPN 2 Kelapa Dua bekerja keras, dari guru, siswa, dan seluruh staff bekerjasama untuk bisa mendapatkan sekolah Adiwiyata. Maka itu, setelah dapat maka harus konsisten dalam merawat Adiwiyata.

“Sampai sekarang, guru dan staff juga masih tetap konsisten menjaga lingkungan sekolah dalam merawat Adiwiyata. Hal tersebut, dilakukan sebagai upaya menjaga lingkungan sekolah tetap bersih dan siswa juga terlibat dalam merawat Adiwiyata di SMPN 2 Kelapa Dua,”paparnya.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan inovasi terhadap sekolah Adiwiyata, jadi bukan hanya sekedar menjaga lingkungan sekolah tetap bersih tetapi ada juga program Adiwiyata lainnya. Sehingga, SMPN 2 Kelapa Dua menjadi sekolah Adiwiyata yang lengkap.

“Saya akan terus melengkapi apa saja yang kurang, agar bisa lengkap dan sekolah Adiwiyata bisa terus ada. Siapa tau bisa ikut sekolah Adiwiyata Nasional, jadi memang butuh komitmen, kemauan, dan juga kebersamaan dalam menjalankan sekolah Adiwiyata,”tutupnya. (*)

Pos terkait