BANTENEKSPRES.CO.ID, TANGERANG — Perumahan Prima Tangerang, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, kembali dilanda banjir akibat luapan Sungai Cirarab.
Sejumlah warga di RT 04 RW 05 terpaksa dievakuasi. Pihak desa sudah mengalokasikan untuk membeli perahu untuk mengevakuasi warga jika banjir kembali menerjang perumahan ini.
Kepala Desa Karet Mudi Kurniawan mengungkapkan, banjir terjadi mulai Sabtu (28/6) lalu. Ketinggian banjir mencapai sedengkul orang dewasa. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, sejumlah warga terpaksa diungsikan ke musala setempat, yang dimanfaatkan sebagai tempat pengungsian.
“Sebagian warga dievakuasi ke pengungsian memakai perahu fiber yang kami alokasikan pada APBDesa 2023 lalu,” tuturnya, Selasa (1/7).
Mudi mengungkapkan, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan perahu fiber. Ini karena perumahan setempat sudah sering terjadi banjir. Bahkan pernah hingga sepinggang orang dewasa.
Bahkan, lanjutnya, BPBD, Kepolisian dan pihaknya pernah sampai menggunakan perahu rakit untuk mengevakuasi sebagian warga ke pengungsian.
“Kedepan kami selalu berharap, pihak terkait terus merapihkan dan menormalisasi Sungai Cirarab agar tidak sering meluap saat hujan deras serta adanya air kiriman,” harapannya.
Mudi menambahkan, banjir di lokasi setempat sudah mengering dan warga pulang ke rumah masing-masing pada Senin sore kemarin.
“Air banjir naik mulai Sabtu malam,” imbuhnya. (zky)