Sugeng menambahkan, pihaknya juga telah mengumumkan informasi terkait SPMB ke media sosial sekolah. Ini agar para calon peserta bisa dengan jelas mengetahui apa saja informasi yang ada. Selain itu, pihaknya selalu ingatkan tidak ada titipan apapun dan harus mandiri saat mendaftar.
”Pada saat pendaftaran, panitia SPMB telah mengingatkan agar orang tua tidak menitip atau memberikan uang kepada oknum. Jadi semua sudah ada juknisnya dan sistem yang melakukan seleksi,” paparnya.
Ia menjelaskan, untuk yang telat upload berkas dan data maka tidak bisa lagi diulang. Ini karena batas akhir hanya sampai tanggal 21 Juni dan itu harus diperhatikan oleh para peserta SPMB. Tidak ada yang bisa mengulang karena sudah diinfokan. Jadi pihaknya tidak bisa membuka lagi.
”Terakhir 21 Juni. Jadi jika yang telat maka tidak bisa mendaftar. Padahal sudah kami ingatkan di sekolah pada saat daftar dan juga di media sosial sekolah agar melihat batas akahir Pendaftaran,” tutupnya.(ran)












